The Black Mustangs RIP
Black Mustangs, hanya hidup sejenak di skena musik ibukota. Mengusung seminal shoegazing khas daratan US dan UK di era 90-an, berikut ulasan band ini oleh dikutip dari wastedrockers,
Lagi-lagi Wasted Rockers menemukan band lokal yang bagus! Kali ini datangnya dari Jakarta. Mereka adalah: Black Mustangs (www.myspace.com/blackmustangpsychedelic) adalah sebuah band muda asal Jakarta. Memainkan psychedelic-rock dengan cita rasa band-band Inggris era 90-an yang kental.
Band yang terdiri dari enam personil ini mengambil pengaruh musikal dari: funk, psychedelia, rock n roll, (sedikit) shoegazing, (sedikit) raga-rock & madchester. Mereka adalah Jonathan Pardede (Guitar & Vocal), Dimitri Dompas (tambourine and back vocal), Bernadus Fritz (guitar), Andreas Hura (drums), Bhisma (Guitar & Back Vocal).
Mungkin apabila mereka muncul di era 90-an bakal disebut orang-orang sebagai “Britpop”. Ya, di musik Black Mustangs kami mendengar pengaruh dari musisi-musisi macam: Inspiral Carpets, Oasis, Kula Shaker, Swervedriver, (late) Ride, (early) Charlatans UK & (early) The Stone Roses. (Dede - wastedrockers.wordpress.com)
Disadur dari : http://indonesianshoegazer.blogspot.com/search?updated-max=2011-12-02T00:09:00-08:00&max-results=10
Foto : http://indonesianshoegazer.blogspot.com/search?updated-max=2011-12-02T00:09:00-08:00&max-results=10
Comments (0)