The Kuda, Band

The Kuda, Band "Mesin Waktu" Progresif-Protopunk 70's BAB II

Gitar Melodi dipegang Oleh Amir Rachmat Kertadiredja. Lahir di Karawang , 23 April 1950. Pendidikan tertinggi sebagai mahasiswa Fakultas Sastra , Universitas Indonesia , masuk tahun 1971 , naik ke tahun ketiga ( DO dan belum selesai ). Hobinya : menulis lagu termasuk puisi , perakitan dan bongkar pasang perangkat elektronik perangkat , dan bermain gitar.

Personil kedua bernama Deddy Rachmadi Kertadiredja, pemetik gitar “The Kuda”. Lahir di Karawang , 4 Februari 1952. Pendidikan tertinggi lulus Sarjana Ilmu Bisnis dan Academi Sekretaris , Bekasi ( 1972 ). Hobinya membaca , mendaki gunung , mendengarkan radio dan memainkan alat musik gitar .Keduanya adalah anak-anak dari H. Deden Kertadiredja dan Hj . Siti Hamidah , yang menjadi PNS di Pemerintah Kota Karawang . Berasal dari Karawang dan keluarga besar mereka telah lama menjalankan bisnis perdagangan beras dan menjadi salah satu produsen beras di kota itu sejak 1930-an. Selama era Soekarno , bisnis keluarga H. Deden diperluas ke Jakarta , Bekasi , Bogor dan Tangerang . Amir dan Deddy pindah ke Jakarta untuk kuliah sambil mencari pekerjaan . Mereka bekerja sebagai karyawan marketing berstatus honorer di sebuah perusahaan tekstil.

Vokalis Band The Kuda adalah Benny ” Billy ” Bounneville yang lahir di Padang Sidempuan , 6 Agustus 1950. Menyelesaikan pendidikannya di SMA Negeri 1 Tapanuli Selatan (1968 ) dan tidak melanjutkan ke bangku perguruan tinggi karena lebih memilih hidup sendiri di Kota Jakarta. Hobinya menyanyi membawa Benny sering mendapatkan tawaran job di restoran-restoran yang ada di Jakarta sembari berkerja sebagai pegawai perusahaan pelumas minyak di Jakarta Utara . Orang tua Benny adalah Martha Olan Marpaung dan Akhir Matua Harahap , keduanya bekerja di bagian administrasi balai desa di Tapanuli .Di Jakarta , Benny tinggal dengan salah satu pamannya , Gus Irawan Pasaribu , di daerah dekat Pasar Senen . Benny tertarik dalam literatur , ia kadang-kadang menghadiri pembacaan puisi dan kegiatan budaya lainnya di TIM (Taman Ismail Marzuki) dan festival seni yang diadakan di beberapa kampus.

Gitar Bass dipegang oleh Eko Priantoro yang lahir di Surabaya , 18 Juli 1949 dan pendidikan terakhirnya , Eko lulus dari STM Harapan Mulya , Surabaya , jurusan grafis (1970 ) dan belajar di sebuah sekolah seni jurusan seni di Jakarta. Hobi nya bermain gitar bass , memodifikasi sepeda motor , dan naik sepeda keluar kota .

Drummer mereka Charlie Winata lahir di Semarang , 8 Januari 1951 dengan pendidikan tertinggi sebagai Sarjana Akademi Administrasi , Semarang (1972 ). Hobinya : bermain drum dan perkusi , bepergian dan membaca novel. Charlie keturunan China dari Semarang , Jawa Tengah , orang tuanya Darma Winata dan Ruth Suryadinata .Keluarga kelas menengah yang memiliki bisnis menjual alat berat pembanguan di kota-kota besar termasuk Jakarta dan Surabaya . Pada awalnya Charlie hijrah ke Jakarta untuk kuliah di Universitas Indonesia , jurusan arkeologi pada tahun 1971. Charlie tidak terlalu suka akan bidang arkeologi hingga akhirnya Charlie memutuskan keluar dari kampusnya dan membuka bengkel reparasi mobil di daerah Jatinegara Jakarta. Hobi Charlie bermain drum dan instrumen perkusi lainnya mempertemukan Charlie dengan Amir dan mereka tertarik untuk membentuk band “The Kuda” bergabung bersama personil lainnya.

Pada awal 1976 , para personel The Kuda mulai menyusun album musik mereka . Meskipun The Kuda baru terbentuk , Charlie dan Benny berusaha agar band mereka dapat membuat rekaman sederhana, sehingga koleksi lagu-lagu mereka bisa dinikmati pecinta musik. Bersambung ke BAB III….

*Via : http://www.kaskus.co.id/thread/5281c081fdca17f008000001/wajah-musik-underground-indonesia-era-70

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner