The Sugar Spun dan Seribu Pikiran Kecil di Kepala

The Sugar Spun dan Seribu Pikiran Kecil di Kepala

Trio synth-rock Kembang Gula dengan Seribu Pikiran Kecil di Kepala

Saya akui, kualifikasi teknis saya dalam menganalisa karya musik dari musisi, menggunakan 'analisis' perihal teori musik, teori seni, sampai teori budaya jauh dari sempurna. Sekalipun begitu, satu hal penting yang sunah untuk diinsafi dari momen musikal yang menyentuh dari The Sugar Spun - debut album perdana mereka yang berkonsep, mampu menggambarkan kehidupan dan gejolak batin kawula muda kiwari. Mendorong antusiasme untuk mendengarkannya sampai tuntas.

Tidak butuh waktu lama menyerap 10 nomor yang terdapat di dalamnya untuk dimengerti. Tiga pemuda tanggung yang ternyata piawai meleburkan estetika musik rock dengan unsur synth yang berkesan romantic gelombang baru. 10 nomornya seakan mengajak untuk piknik di dalam isi kepala seseorang dengan ribuan pikiran maha absurd berseliweran. Melawan kebosanan isolasi mandiri yang berimbas dengan gangguan mental.

Menyelami sudut pandang manusia di umur-umur ranum yang dipenuhi keresahan. Problematika kemuskilan kaum muda urban, dihadapkan dengan fase penuh dinamika psikososial yang mempengaruhi psikis, memenuhi segenap hasrat-hasrat primordial yang menggebu, ketidakstabilan emosi diimbangi pendalaman yang tajam membuat karya musik. Jangan lupakan juga selubung cerita yang dimunculkan dari perspektif berbeda. Sesuai dengan judul debut album perdana The Sugar Spun.

Segala bentuk puja-puji saya sampaikan kepada The Sugar Spun atas dirilisnya A Thousand Tiny Thoughts, yang tentu saja masuk dalam jajaran rilisan album lokal terbaik, sebagai penutup di tahun 2021 ini. Sebuah totem di abad baru musik elektronik selingkaran nasional. Plasebo rohani. Lewat debut album perdana milik The Sugar Spun, A Thousand Tiny Thoughts juga membuat kita menyadari, bahwa kita semua hanyalah manusia biasa yang terkadang (perlu) mengalami fase jatuh dan bangun dalam hidup.

Kalian merasakan gejala ilusi yang sama?

Segera unduh debut album LP The Sugar Spun A Thousand Tiny Thoughts yang sudah tersedia format digitalnya dan semoga bisa menemani hari-hari isolasi mandiri di rumah dan merasakan vibrasi yang sama.

Saya tutup ulasan kali ini dengan lagi-lagi sebuah kutipan dari idola gelombang baru sepanjang masa bagi saya, “Mental health needs a great deal of attention. It’s the final taboo and it needs to be faced and dealt with.” — Adam Ant

PS : Ulasan penuh getir ini bersifat subjektif berkedok refleksi.

Jika kalian sudah menonton klip terbaru dari The Sugar Spun “Madhouse”, kira-kira apa yang ingin kalian tanyakan? Kalau belum, sila disimak melalui tautan di bawah ini.

BACA JUGA - "Payudara" by Sajama Cut : Sebuah Resensi, Penghakiman dan Persepsi Tentang Victim Blaming

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner