Tiga Musisi/Band Bersama Karya Bukunya
By: Cynthia Novianti
Musik memang dijadikan sebagai hidup dan mati suatu penyanyi atau band. Ternyata, ada beberapa orange yang berkecimpung dalam dunia tersebut dalam membuat buku sebagai jembatan lain untuk menambah karyanya atau untuk memperlihatkan perjalanan karir mereka lewat tulisan yang dibukukan. Ini dia beberapa band indie yang merilis buku, diantaranya :
THE BEGINNING OF A BEAUTIFUL LIFE (2010) - Maliq & D'Essentials
Bersamaan dengan rilisnya album Maliq & D’Essentials ke-4, mereka merilis sebuah buku yang berjudul sama dengan albumnya, "The Beginning of a Beautiful Life". Sebuah buku yang menjadi satu-satunya milik Maliq & D’Essentials ini diterbitkan hanya 500 eksemplar alias terbatas. Berisikan sejarah band, aktifitas mereka saat perform maupun personality, dokumentasi foto sebelum rilisnya buku ini dan masih banyak lagi. Bahagianya untuk 10 pembeli pertama, nama mereka akan dicetak di cover. Isi bukunya pun ditandai nomer seri mulai dari 001 – 500. Congratulations, for you who get this book!

Danur (2012) - Sarasvati
menjadi buku pertama yang laris manis di pasaran. Risa Saraswati menulis buku ini sebagai pengalaman pribadi, dan nama Danur menjadi perantara untuk berkenalan dengan sosoknya yang unik secara lebih lanjut. Buku ini merupakan karya tulis Risa yang sangat orisinil. Buku setebal 214 halaman ini diterbitkan oleh Bukune yang menceritakan tentang kisah hidup Risa Saraswati dari sisi yang ‘lain’. Sejumlah kisah yang unik, tidak konvensional, paparan-paparan cerita yang mungkin dapat dikatakan tidak lazim dan selama ini tidak pernah Risa bagikan untuk diketahui umum. Selain Danur, Risa Saraswati sudah membuat lima buku lainnya, diantaranya Danur (2011), Maddah (2012), Sunyaruri (2013), Ananta Prahadi (2014), r.i.s.a.r.a (2014), Catatan Hitam (2015), dan yang paling terbaru Gerbang Dialog Danur (2015). Silahkan memborong atau mengkoleksi karya ‘intim’ dengan dunia Risa Saraswati!

Based On A True Story (2013) - Pure Saturday
Setelah menjalani karir bermusik selama 19 tahun, Pure Saturday merilis bukunya yang berjudul Based on a True Story Pure Saturday. Bercerita mengenai proses kreatif, kisah suka dan duka, hingga konflik internal yang biasa terjadi pada sebuah band yang dibalik itu semua realitas sebuah band dengan hiruk pikuk kehidupan didalamnya. Buku ini pun tak luput membicarakan tentang relasi pertemanan dan persahabatan di dalamnya, terutama di komunitas kreatif yang ada di Bandung. Buku setebal 230 halaman ini ditulis oleh penulis maupun jurnalis musik independen kawakan, Idhar Resmadi. Karya tulisnya banyak ditemui di berbagai media termasuk Rolling Stone Indonesia, Jakartabeat, Indonesia Kreatif, Ripple Magazine dan masih banyak lagi.
Foto: Istimewa
Comments (0)