Tips Merawat Alat Musik Karinding ala Kimung
Tips ini sangat berguna untuk pemilik, pengguna, hingga pengrajin karinding.
Iman Rahman Anggawiria Kusumah atau yang lebih dikenal dengan panggilan Kimung adalah seorang musisi yang aktif di dunia musik independen sejak tahun '90an. Lebih dari sepuluh band pernah ia geluti, salah satunya Burgerkill, band metal asal kota Bandung di era awal terbentuk. Pada tahun 2008, Kimung dan kawan-kawan di ranah musik bawah tanah kota Bandung bersentuhan dengan Bandung Syndicate dan seorang tokoh bernama Mang Utun. Beliau adalah seorang aktivis lingkungan dan budaya. Saat itulah Kimung berkenalan dengan alat musik tradisional Sunda bernama karinding, dan sejak saat itu ia memiliki ketertarikan lebih pada alat musik tersebut.
Karena ketertarikannya, Kimung beserta kawan-kawan lainnya membentuk band bernama Karinding Attack. Ini adalah grup musik pertama yang digarap oleh Kimung dengan menggunakan alat musik karinding di dalamnya. Setelah itu, ia menggarap proyek musik lain yang juga menyertakan permainan alat musik karinding, seperti Paperback, The Devil and The Deep Blue Sea, dan proyek solonya, Jon Pasisian. Karena beberapa proyek musik ini, karinding menjadi alat musik yang familiar di ruang lingkup musik independen hari ini, dan banyak grup musik lain yang juga memainkan karinding dalam materinya.
Dalam artikel ini, Kimung memberi beberapa tips untuk merawat karinding. Tips ini sangat berguna untuk para pemain atau kolektor dari alat musik karinding.
Comments (0)