TwoDecadesofAggression - Menambah Catatan Sejarah Dunia Musik Bawah Tanah (Part I)




Teriakan dari sang vokalis, Hardy Nyanknyank langsung menggelegar, menggema di gedung Bikasoga. Penampilan mereka dibuka dengan "Kekal Menjalang", salah satu lagu yang paling digemari oleh para Kausa Tajam (sebutan untuk fans Taring). Di setiap penampilannya, Taring tidak pernah tampil dengan energi yang setengah-setengah. Tak terkecuali di panggung ini, mereka meluapkan semangat yang membuncah-buncah melalui musik-musik bertempo upbeat yang mengundang penonton semakin beringas. Angga (gitar), Yuwan (additional bass, bagian dari Savor of Filth dan Devdan), dan Gebeg (drum) bersahutan memainkan lagu-lagu sangar dari dua album yang sudah dikantongi Taring, yaitu Nazar Palagan dan Orkestrasi Kontra Senyap. Berurutan, "Resureksi Diri", "Senja di Atas Payung Hitam" , "Insureksi", "Ibu", "Kata-Kata Belum Binasa" dan "Nazar Palagan" digeber dari atas panggung. Penampilan enerjik mereka ditutup dengan outro, dan sesi itu mengantarkan konser ini untuk break sejenak di waktu magrib.


Jeda magrib selesai. Acara dibuka kembali oleh Ayushi dan Addy Gembel, dengan fokus di sekitar counter Djarum Coklat. Aktivitas selling baik merchandise maupun produk terlihat di sana. Selanjutnya, kedua host ini mempersilahkan penampilan dari tiga tokoh yang namanya sudah tidak lagi asing di dunia musik independen tanah air, Abah Andris (Nectura), Gebeg (Taring), dan DJ E-One Cronik (Eyefeelsix) dalam trio SNOTR Project. Tiga orang yang terkenal dengan penampilan kocaknya berhasil mengocok perut penonton dalam penampilan selama 30 menit. Mereka beradu skill, bertukar canda dengan penonton, dan berkolaborasi. Dua set drum dengan karakter pukulan yang berbeda dari Gebeg dan Abah dicampur permainan scratch dan musik-musik sampling gubahan DJ E- one terdengar sangat keren sore itu. SNOTR Project sempat merubah aura saat itu, dari yang total underground menjadi underground dengan angin-angin semilir di sekitaran. Mereka sangat menghibur penonton yang semakin memadati gedung Bikasoga, menanti penampilan utama dari band yang berulang tahun.



Usai penampilan SNOTR Project, Addy Gembel bersiap untuk memanggil sang pemeran utama. Dibuka dengan speech singkat dari Addy Gembel, sebagai salah satu saksi hidup perjalanan Beside, speech ini terasa sangat personal dan mengarahkan setiap orang yang mendengar untuk bergidik, mengenang kembali perjalanan bermusik Beside dengan segala dinamika yang menerpa. Rasa kagum dan bangga pada nama Beside menjadi lumrah untuk dirasakan oleh setiap relung yang hadir di situ. Hari ini, sejarah baru kembali terbentuk, menambah daftar panjang sejarah ranah musik bawah tanah, dan membuat penggiat ranah ini semakin mungkin mengelus dada. Ranah ini masih hidup, berkembang, dan semakin kuat dari hari ke hari.
Sekitar pukul delapan malam, Addy Gembel berseru lantang, memanggil nama dari satu monster berbahaya kota Bandung, "BESIDE!!!"
Comments (0)