TwoDecadesofAggression - Menambah Catatan Sejarah Dunia Musik Bawah Tanah (Part II)

Adalah hal yang tidak mungkin ketika selebrasi tersebut dirayakan hanya dengan meniup lilin dan berakhir di tepuk tangan. Kedua kue itu langsung berseliweran di udara, dan panggung berubah menjadi ruang adu hantam kue ke muka-muka semua orang yang ada di panggung. Tidak ada satu pun orang yang lolos dari jebakan itu, semua kotor dengan krim-krim kue dan gula, berwarna warni, hingga tidak ada kue yang berbentuk pada akhirnya. Semua tersenyum, tertawa, berlarian menghindari kejahilan para bocah tua nakal. Semua bersenang-senang, semua ikut bahagia untuk pencapaian Beside hingga hari ini. Saya yakin, dalam hati mereka masing-masing, mereka mengucap doa paling tulus untuk band ini, doa untuk sahabat, untuk idola, dan untuk pejuang di ranah yang mereka garap bersama, yang nafasnya disambung bersama, hingga titik darah penghabisan.

Akhirnya, penampilan malam itu ditutup dengan lagu "Highway to Hell". Yunan dan Fadlan kembali bergabung dan membawakan lagu milik AC/DC. Teman-teman komunitas dan Exterminator pun menetap di atas panggung, menari bersama, bernyanyi bersama, dengan semburan pyro dan waterfall dari atas dan bawah panggung bagian depan. Acara ini ditutup dengan ciamik dan menyisakan kenangan yang sulit dilupakan untuk siapapun yang ada di sana, malam itu. Ulang tahun Beside akhirnya menjadi perayaan bersama, mensyukuri ranah musik bawah tanah yang semakin menunjukkan dirinya hari ini.



Akhir kata, selamat ulang tahun untuk Beside! Kami akan selalu menanti kejutan-kejutan lainnya, dan kami yakin kalian termasuk pada golongan "yang terkuat" dan "yang akan bertahan" sampai puluhan tahun ke depan. Buktikan bahwa kalian akan selalu memberi hal-hal positif untuk ranah musik bawah tanah, komunitas, Exterminator, dan sebelas pahlawan komunitas yang selalu berada di belakang kalian.
We will always proud of you! ALL HAIL, BESIDE! \m/
-1508330916.jpg)
Comments (0)