TwoDecadesofAggression – Menginjak Dua Puluh Tahun, Beside Bertolak ke Eropa

TwoDecadesofAggression – Menginjak Dua Puluh Tahun, Beside Bertolak ke Eropa

Imbasnya, setelah Beside tampil mengisi jajaran line-up Wacken Open Air, Jerman, diakui Bebi jika dari segi chemistry di internal band jadi lebih solid, dengan pengalaman mereka yang telah merasakan atmosfir festival musik besar di luar negeri. Banyak hal yang bisa dipelajari dari festival tersebut, dengan berbagai macam aturan, salah satunya tidak diperkenankannya membawa kru panggung, sehingga ini merangsang kepekaan band untuk bisa lebih detail dalam urusan teknis musik, yang meliputi sound maupun kondisi di atas panggung. Hal seperti ini baiknya perlu dibagikan kepada generasi di bawah, agar jika suatu hari mereka mendapat kesempatan yang sama seperti Beside untuk tampil di festival musik besar di luar negeri, mereka mendapat pencerahan dari ilmu yang Beside bagikan dari pengalaman mereka. Hal ini akhirnya berdampak bagi generasi di bawah secara mental maupun hal yang sifatnya teknikal.  

Dengan tampilnya Beside di Wacken Open Air, Bebi mengakui bahwa terjadi pertumbuhan kepercayaan diri yang lebih bagi band, karena punya nilai prestige tersendiri, dengan apresiasi yang mereka dapat dari penonton di sana yang sebelumnya belum tahu musik Beside seperti apa. Dalam istilah yang Bebi paparkan, apresiasi semacam ini jadi sebuah titik puncak sebuah band, ketika ditonton dan diapresiasi oleh ribuan orang asing di luar Indonesia. Ini pun sebagai pembuktian jika di Indonesia ada band yang layak untuk disorot secara global dan mempunyai kualitas yang tidak kalah bagus. Sudah saatnya giliran band Indonesia yang diundang ke luar negeri, tidak hanya band luar saja yang diundang ke Indonesia. Pernyataan Bebi ini diamini pula oleh beberapa agency di sana, yang berpendapat jika sudah saatnya band-band Indonesia lebih melebarkan musiknya di luar negaranya.

Cerita menarik lainnya di festival Wacken Open Air tersebut adalah ketika Beside bisa sepanggung dengan band-band yang jadi influence musik mereka. Band-band seperti Prong, Napalm Death, Dillinger Escape Plan, dan banyak band lainnya diakui Bebi sebagai band-band yang ia simak sejak dulu. Sedikit banyak, musik dari band-band tersebut memengaruhi proses kreatif Beside dalam bermusik. Ketika mereka dipertemukan dalam satu panggung, dan bahkan cukup intens di area belakang panggung, sampai bisa berbincang lebih dekat lagi, ini jadi semacam mimpi yang jadi kenyataan dan punya nilai fantastis.

Pada akhirnya, musik yang mempersatukan mereka. Musik pada akhirnya menembus batas apapun, ketika hal yang tadinya dirasa mustahil terjadi malah menjadi kenyataan. Pengalaman seperti ini pada akhirnya jadi sebuah kado manis bagi skena musik di sini, jika satu lagi anak negeri yang bisa memantapkan langkahnya dalam ruang lingkup dunia

Kredit Foto: Kimo Sakajepret

BACA JUGA - TwoDecadesofAggression - Album Persembahan untuk Kesebelas Pahlawan Tragedi AACC

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner