Warna warni Efek Pedal Gitar
by: Bobby Agung Prasetyo
Selanjutnya ada efek delay, yakni adalah pengembangan dari echo klasik. Fungsinya dari efek ini yaitu untuk mengulang suara dengan selang waktu tertentu. Contoh-contoh efek delay: Tap Delay, Pingpong Delay, Hold Delay, BPM Delay, dan lain sebagainya. Efek delay biasanya diletakkan diakhir rangkaian efek, dan pada multi efek digital, biasanya digabung dengan efek reverb. Jika anda meletakkan efek delay di tempat lain, suara asli dengan suara delaynya akan berbeda. Misalnya: jika anda meletakkan efek delay sebelum efek distorsi, distorsi pada suara delay akan lebih lemah (bahkan tidak ada distorsi) dari pada suara asli.
Efek delay pada solo gitar memberikan kesan “penuh” dan jauh berbeda dengan solo gitar yang dimainkan tanpa efek delay. Efek delay juga dapat membantu menambah sustain pada sebuah nada. Jika menggabungkan multi efek digital dengan efek delay analog dengan penyetelan yang tepat, maka kita bisa mengatasi kekosongan pada saat “Digital Black Out”. Delay merupakan pengulangan suara yang dapat diatur seberapa keras suara yang diulang, seberapa cepat pengulangannya, dan seberapa banyak suara tersebut diulang. Efek seperti ini sangat cocok dipadukan dengan distorsi untuk bagian solo gitar yang akan memperpanjang sustain, namun pada umumnya dengan setting time delay yang pendek.

Delay mengcopy suara sinyal input dan kemudian menampilkannya lebih lambat. Suara asli akan dibunyikan, kemudian disusul oleh suara hasil copian. Nah, kemunculannya pun bisa disetting berapa lama akan muncul setelah suara asli dan berapa kali akan dikeluarkan. Delay ini sangat bagus untuk mengisi kekosongan suara misalkan pada gitar. Jika gitar dimainkan clean saja, maka akan terdengar sangat sepi. Tetapi jika ada Delaynya, maka beberapa yang kosong akan diisi oleh efek delay. Kombinasi delay dan distorsi dapat membuat efek sustain yang bagus, sehingga distorsi bisa bertahan lebih lama dan panjang tidak cepat selesai meskipun hanya satu stroke/genjrengan atau petikan grin emoticon. Semua itu terjadi karena suara distorsinya dicopy dan didelay kemudian ditampilkan berulang-ulang, sehingga sustainnya menjadi panjang.
*diolah dari berbagai sumber
foto: istimewa
Comments (0)