BARIKADE
Kabupaten Kendal, Jawa Tengah
Hardcore
Lagu
Tentang Musisi
BARIKADE
Genre : Hardcore
Asal : Weleri, Kendal, Jawa Tengah
Personil : Iqbal ( Vocal ), Vian ( Gitar ), Didas ( Drum )
Awal terbentuk pertengahan tahun 2015, diawali obrolan kecil Didas ( Drumer ) dan Iqbal ( Vocal ), untuk membentuk suatu band yang berbeda dari band mereka sebelumnya , “Ayok buat band Hardcore” begitulah kira2 obrolan candaan disela-sela acara scena hardcore pada jamannya yang sedang trend pada saat itu. Kebetulan Didas ( drumer ) waktu itu dimintai untuk jadi aditional band PABEAN HC band Hardcore asal weleri-kendal yang saat itu main di pemalang. Dari situ berlanjut mengajak Aris ( sekrang gitaris Onsight HC / Fight For Hope ) yang dulunya satu band sama Didas, Saat itu jalan bertiga saja dengan formasi Iqbal ( Vocal ), Didas ( drum ) dan Aris Temon di gitar, selama itu kita dibantu aditional player yaitu Yogi ( Pabena HC ) untuk mengisi posisi Bass.
Barikade mengeluarkan single pertama nya ditahun 2016 berjudul “Kata Adalah Senjata” yang kala itu dicetuskan oleh Yogi ( Bass ) dan bersamaan proses single itu, Yogi jadi personil tetapnya barikade.
Single Kata Adalah Senjata Sendiri menceritakan tentang seseorang yang harus hati-hati dengan ucapannya, karena ucapan merupakan senjata mematikan bagi dirinya sendiri jika ucapan tersebut tidak dijaga dengan baik.
Ditahun itu juga beberapa bulan kemudian single ke 2 tercipta yang berjudul “Arogansi” dari segi aransemen musik lagu ini sangat beda dengan single yang pertama, banyak yang tidak tahu apa arti sebenarnya single ke-2 ini, ada yang mengatakan menceritakan tentang sikap arogansi penguasa, atau ada yang mengartikan, pemerintahan yang otoriter. “sebenarnya lagu arogansi itu lagu tentang Cinta, tetapi dikemas dengan nuansa Hardcore” Ujar Iqbal ( Vocal ), “Arogansi itu tidak jauh dari kehidupan lika liku dunia percintaan, dimana ada konflik antara perempuan dan wanita pada umumnya, yaa lebih singkatnya, wanita itu rumit dipahami tetapi ingin dimengerti karena sikap wanita itu memang arogan, merasa paling benar”
Tahun 2022 Aris Temon keluar dan berfokus pada band barunya Fight For Hope, Selama itu posisi gitar diisi Yogi, dan untuk posisi bass memakai aditional player, Tidak lama kemudian ditahun itu juga, Vian masuk mengisi posisi gitar, dan tahun 2022 itu juga single ke-3 rilis yang berjudul “Barisan Depan”
Single “Barisan Depan” tercipta karena kerasahan atas pengkotakan genre yanga ada, dimana pengkotakan tersebut tidak hanya membedakan genre yang berbeda-beda tetapi terjadi juga dalam satu genre, bahkan satu pertemanan yang lebih tepatnya memikirkan diri sendiri, dan hilangnya kebersamaan antar teman tongkrongan yang jarang sekali gigs bareng, saling ajak dll.
Barikade berpendapat “Pengkotakan tercipta bukan hanya membeda-bedakan genre satu dengan genre lainya, Pengkotakan tercipta ketika kalian menutupi diri sendiri, dan tidak keluar dari zona kalian sendiri”, bahkan Barikade sudah terbiasa main diluar satu genre, atau keluar dari zona nya sendiri diluar genre Hardcore, menurut Barikade sendiri, bisa mengenalkan musik Hardcore ke penikmat musik lainnya itu jadi salah satu dari tujuannya.
Tahun 2024 Yogi keluar, hingga saat ini barikade jalan dengan formasi Iqbal ( Vocal ), Vian ( Gitar ) dan Didas di drum. Saat ini Barikade sedang mempersiapkan albumnya.
Member
Iqbal
Vocal
Vian
Led Guitar
Didas
Drum