Aksi Pukul Saling Rangkul Dari Drummer Untuk Drummer
Melalui program DCDC “Drum For Drummers”, Ngedrum Skool kembali hadir menyapa dan menghibur penggemarnya dienam kota di Jawa Barat, sekaligus membawa program sosial untuk para drummer yang terdampak pandemi covid 19
Berawal dari program virtual regular yang digagas oleh Ngedrum Skool dan didukung penuh oleh DCDC, acara virtual Ragadub dengan semboyan “bermain drum itu sangat menyenangkan” berhasil mencuri perhatian dari para netizen. Program acara mingguan dan ditayangkan secara langsung lewat saluran DCDC TV ini hadir dengan kemasan program yang menarik. Tidak banyak orang yang berani mengapresiasi sosok pemain drum dan menjadikan mereka sebagai konten utama dalam sebuah program. Posisi pemain drum dalam sebuah band yang selalu ada dibagian paling belakang panggung menjadikan sosok ini selalu luput dari perhatian.
Atas ide dari Ngedrum Skool yang terdiri dari Bebi ‘Beside’, Oki ‘Jasad’ dan Obow ‘Sendal Jepit’ mereka ingin menghadirkan sosok drummer sebagai sebuah figure yang penting dan menghibur dengan cara tampil didepan. Dibawakan secara santai dan penuh canda oleh Leon ‘Koil’ dan Dino ‘Kuburan’ acara Ragadub ini berhasil hadir sebagai acara pemain drum, namun bisa dinikmati oleh semua kalangan. Karena pada akhirnya acara ini berhasil lepas dari pembahasan teknis yang hanya bisa dipahami oleh drummer saja. Pembahasan teknis dalam acara ini hanya ada dikadar sepuluh persen saja, di mana sisanya obrolan penuh canda dan lebih banyak mengupas sisi lain dari sosok drummer.
Sudah banyak drummer yang hadir mengisi acara dan berbagi cerita di acara Ragadub. Berbagai macam jenis dan tipe pemain drum pernah hadir di acara Ragadub. Dari yang bermain simple seperti Yoyo ‘Shaggy Dog’, hingga drummer paling bertenaga seperti Putra ‘Burgerkill’ pernah hadir dan turut memberi warna acara ini. Menurut mereka acara ini menjadi penting karena selain memberi informasi juga bisa memberi obat kerinduan pada panggung bagi para drummer, yang karena adanya krisis pandemi band mereka terpaksa harus berhenti manggung. Namun tidak terasa krisis ini bertahan hingga dua tahun. Sebuah perjalanan yang panjang dan sangat berat buat sebagian musisi yang memang mengandalkan mata pencaharian dari musik untuk bisa terus bertahan.

Pada masa yang sulit ini sudah banyak musisi yang mencoba untuk bertahan hidup dengan mencoba beralih profesi atau mencoba mencari peluang dibidang pekerjaan yang lain. Namun nasib dan pengalaman pasti akan berbeda disetiap orang. Ada yang berhasil dengan bidang usaha yang baru, namun ada juga yang justru makin terpuruk. Melihat realitas dari dampak pandemi berkepanjangan itulah akhirnya teman-teman dari Ngedrum Skool kembali hadir untuk merespon situasi yang terjadi dikalangan musisi, khususnya para pemain drum.

Melalui program DCDC “Drum For Drummers” dengan semboyan ‘Aksi Pukul Saling Rangkul’ Ngedrum Skool kembali hadir menyapa dan menghibur penggemarnya dienam kota di Jawa Barat. Setiap kota akan menghadirkan sosok drummer terbaik untuk menghibur dan berbagi pengalaman. Kali ini tidak hanya menghibur namun mereka membawa sebuah program sosial untuk para pemain drum yang terdampak pandemi covid 19. Acara “Drum For Drummers” adalah sebuah acara sosial yang bertujuan mengumpulkan donasi untuk satu set drum merk SJC senilai 36 juta rupiah.

Bagi yang mau berdonasi caranya setiap yang berdonasi dengan kelipatan 50 ribu rupiah akan mendapatkan 1 kupon undian yang nantinya akan diundi untuk mendapatkan satu set drum SJC. Makin banyak kalian berdonasi maka akan makin banyak pula mendapatkan kupon undian. Artinya makin banyak kupon undian makin besar pula peluang untuk menang undian dan bisa membawa pulang satu set drum SJC. Informasi lengkap mengenai program donasi ini kalian bisa pantau di instagramnya ngedrum_skool atau langsung kontak ke no WA 082111233993.
Comments (0)