Album Baru Tengah Disiapkan, Pink Pitch Pemanasan Lewat Single

Album Baru Tengah Disiapkan, Pink Pitch Pemanasan Lewat Single "Flames

Sumber Foto : Diambil dari rilisan pers Pink Pitch

Musik bagi Pink Pitch bukan sekadar medium hiburan, melainkan ruang eksplorasi emosi yang terus berkembang. Setelah menelurkan empat single dalam dua tahun terakhir, unit pop-rock ini kembali hadir dengan karya terbaru berjudul “Flames”, yang resmi dirilis pada 13 Juni 2024. Single ini menjadi penanda penting menuju peluncuran album penuh pertama mereka yang tengah dipersiapkan.

“Flames” berbicara tentang kemarahan yang mendalam akibat pengkhianatan dalam sebuah hubungan. Emosi itu digambarkan membara, namun seperti proses penyembuhan, lagu ini juga membawa pendengarnya pada pemulihan dan kebahagiaan yang akhirnya ditemukan kembali. Perjalanan emosional ini dikemas dalam aransemen musik yang lebih ekspresif dibanding rilisan Pink Pitch sebelumnya.

Menurut sang gitaris, Rinaldi Wahab, “Flames” menampilkan eksplorasi musik yang lebih maksimal dengan tempo cepat, hentakan drum bertenaga, serta gitar dan bass yang agresif. Tak hanya itu, unsur dream pop lewat lapisan synthesizer turut memperkaya nuansa, menjadikan “Flames” sebagai lagu yang padat emosi namun tetap dinamis dalam eksplorasi sonik.

Proses produksi lagu ini dilakukan di Studio Telinga Ketiga, dengan tahapan mixing dan mastering ditangani oleh Showbox Production. Sejak tanggal perilisannya, “Flames” telah tersedia di berbagai platform streaming digital seperti Spotify, Apple Music, Joox, YouTube Music, dan Deezer.

Dengan tambahan “Flames”, kini Pink Pitch telah merilis lima single, setelah sebelumnya merilis “Fresh Sashimi”, “Stranger September”, “Bliss”, dan “Heart’s Art”. Tak hanya lagu, Pink Pitch juga tengah menyiapkan rangkaian video lirik, video klip, serta kejutan lainnya yang akan memperkuat narasi menuju album penuh perdana mereka tahun ini.

Flames adalah perwujudan emosi yang membakar, dan Pink Pitch berhasil menjadikannya sebagai karya yang bukan hanya terdengar, tapi juga terasa.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner