Argumentasi Melodi Audrey Wijaya dan Dua Empat

Argumentasi Melodi Audrey Wijaya dan Dua Empat

Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Audrey Wijaya

Walaupun esensi dari “Common Ground” adalah folk-pop, Audrey dan Dua Empat bereksperimen dengan beberapa sound yang berbeda dan mengambil dari style musik-musik lain

Apa jadinya jika musik jazz dan folk disatukan? Jawabannya mungkin akan ditemukan dalam sebuah kolaborasi antara Audrey Wijaya dan Dua Empat. Semua pola kreasi mereka dalam meramu musik kemudian mengerucut pada sebuah lagu berjudul “Common Ground”. Adalah bukan tanpa alasan ketika Audrey mengajak duo jazz gitar nominasi AMI Award, Dua Empat sebagai kolaboratornya di lagu ini, mengingat secara estetika karya duo ini terbukti punya musikalitas yang mumpuni untuk diajak berkolaborasi.

Disisi lain, musikalitas yang dipunyai Audrey pun tidak bisa dikatakan sembarangan, mengingat sejak masa remajanya sampai setelah ia lulus dari konservatori musik, Audrey Wijaya telah mendapatkan banyak paparan dari berbagai genre musik, seperti pop, jazz, folk, R&B, dan lainnya, dan ia merangkul keragaman dalam influensnya. Ia pernah bekerja dengan beberapa musisi Indonesia seperti Vidi Aldiano dan Raisa, sebagai backing vocal, begitu juga dengan Dua Empat. Keakrabannya  dengan Dua Empat yang diawali dari pertemuan mereka di universitas yang sama, membuat  Audrey  mempercayakan  lagu pertamanya ke tangan Dua Empat, sebagai produser dan arranger.

Lebih jauh tentang lagu “Common Ground”, diakui oleh mereka jika lagu ini merupakan sebuah lagu yang mengeksplor pengalaman mereka dalam mengatasi argumen dalam sebuah relasi. Baik Audrey maupun Dua Empat percaya bahwa tidak ada yang namanya menang atau kalah saat anda bertengkar dengan pasangan anda. Semuanya harus berujung pada kompromi dan menemukan titik tengah bagi tiap orang, karena keeping score  atau  mementingkan  siapa  yang  lebih  benar  tidak  akan  membuat  rasa  cinta  untuk  tumbuh, hal itu hanya akan menyakiti kedua pihak.

Walaupun esensi dari “Common Ground” adalah folk-pop, Audrey dan Dua Empat bereksperimen dengan beberapa sound yang berbeda dan mengambil dari style musik-musik lain, untuk menambahkan layer dan depth pada lagunya, dengan Austin Ong sebagai gitaris (sebelumnya pernah bekerja dengan Stephanie Poetri dalam lagu “I Love You 3000” sebagai arranger), memainkan steel guitar dengan ritmik dan bunyi folky sebagai fondasi dari aransemen, ia juga menambahkan beberapa bunyi bluesy dengan gitar elektrik untuk ambience. Juga disertai Hansen Arief dan Joshua Alexander, drummer dan pemain bass secara berurutan, mereka juga menambahkan sentuhan mereka sendiri ke  dalam  lagunya.  Audrey  berharap  dengan  bunyi  yang  playful  dan  lirik  yang  intimate, pesan lagu ini dapat tersampaikan kepada pendengar. Simak lagunya melalui tautan di bawah ini.

BACA JUGA - ‘Riuh’ dan Cara Feby Putri Berkontemplasi Melalui Musik

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner