Awali Tahun 2022 Duo SUAR Rilis Single dan Album Perdana

Awali Tahun 2022 Duo SUAR Rilis Single dan Album Perdana

Sumber foto : Diambil dari instagram @suar_musik

Seperti halnya single “Jangan Biarkan Bumiku Menangis”, 9 lagu yang ada di dalam album SUAR mempunyai pesonanya masing-masing, di mana setiap lagu memiliki karakter dan pesan yang berbeda-beda

Tahun 2020 lalu menjadi catatan tersendiri bagi Suar Nasution dan Yoga Patria. Pasalnya duo yang tergabung dalam SUAR ini menandai kembalinya mereka bermusik dengan merilis single berjudul “Terjadilah”. Perilisan single perdana ini kemudian disusul oleh single lainnya seperti “Dewasa”, “Waking Up”, dan “Release”.

Empat single yang mereka lahirkan nampaknya tidak membuat duo ini berpuas diri terlalu dini. Hal ini terbukti kala mereka kembali merilis single terbarunya yang berjudul “Jangan Biarkan Bumiku Menangis”. Lagu yang didaulat menjadi single kelima SUAR ini mengetengahkan refleksi tentang kondisi bumi dan manusia yang terus berubah seiring waktu. Lagu ini juga menjadi penanda dari lahirnya album perdana mereka dengan judul yang sama.

Arransemen khas disertai rangkaian kata yang membentuk sebuah pesan bagi pendengarnya kembali terasa di single terbaru SUAR ini. Membahas tentang hubungan bumi dengan manusia yang menjadi sebuah siklus yang berujung pada kondisi dimana kita berada sekarang, sebuah kondisi yang mengkhawatirkan dan tak terelakkan, sebuah kondisi yang menuntut perhatian.

“Setiap orang boleh menterjemahkan isi lagu ini sesuka mereka, setiap orang boleh punya versinya masing-masing, tapi sepertinya kita bisa sepakat bahwa apa yang terjadi di bumi, dari perubahan iklim, bencana, hingga pandemi, semua adalah bukti bahwa bumi masih bernapas. Lalu apakah kita rela membiarkan bumi ini menangis?” ungkap Suar Nasution yang menjawab pertanyaan tentang lagu ini dengan kembali melempar sebuah pertanyaan.

Tentang albumnya sendiri diakui oleh mereka jika 9 lagu yang ada di dalam album SUAR mempunyai pesonanya masing-masing, di mana setiap lagu memiliki karakter dan pesan yang berbeda-beda, namun mampu berpadu harmonis menjadi sebuah album musik yang patut diluangkan untuk didengarkan serta diresapi.

Selain itu, diakui pula oleh mereka jika album ini sekaligus menjadi surat cinta kepada generasi muda yang haus akan dinamika perjalanan hidup. Untuk mereka yang sedang berkelana mencari diri sendiri, saling bergandengan tangan untuk menguatkan satu sama lain, dan mencari arti cinta lewat suka dan duka, lewat kelahiran dan kehilangan. Menghadirkan sebuah pengalaman mendengarkan musik yang beragam, penuh kejutan, sekaligus membangkitkan semangat dalam diri untuk terus berjalan ke depan.

BACA JUGA - Menggali Makna ‘Rumah’ Bareng Rasvan Kikoo

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner