Banda Neira Bangkit: Album 'Tumbuh dan Menjadi 'Tanda Kembali Setelah 8 Tahun Vakum

Banda Neira Bangkit: Album 'Tumbuh dan Menjadi 'Tanda Kembali Setelah 8 Tahun Vakum

Di akhir tahun 2024, Banda Neira menghadirkan kejutan besar yang tak diduga para penggemar. Tanpa ada petunjuk sebelumnya, duo folk-pop yang sempat membubarkan diri delapan tahun lalu ini secara tiba-tiba merilis lagu baru sekaligus mengumumkan kembalinya mereka ke belantika musik Indonesia. Momen tersebut menjadi awal dari babak baru Banda Neira lewat peluncuran album ketiga mereka yang bertajuk Tumbuh dan Menjadi.

Album ini digarap selama periode Mei hingga September 2024 dan seluruhnya diproduseri oleh musisi kenamaan Lie Indra Perkasa. Proses rekaman berlangsung di dua studio berbeda: Gadgadasvara di Tangerang dan Kua Etnika di Yogyakarta. Dalam pembuatannya, Banda Neira melibatkan sejumlah musisi lintas genre yang turut memperkaya nuansa musikal album ini. Mereka adalah pianis Gardika Gigih dan Mery Kasiman, drummer Deny Surya dari Dialog Dini Hari, solois Reruntuh (Eky Rizkani), penata vokal Ranya Badudu, serta Ruang String Quartet asal Yogyakarta yang terdiri dari Jeremia Kimosabe (cello), Saptadi Kristiawan (biola 1), Oscar Tunes (biola 2), dan Wasita Adi (viola).

Ananda Badudu, yang sejak awal mendirikan Banda Neira pada 2012 bersama Rara Sekar, mengungkapkan bahwa semangat dari para pendengar menjadi pemantik utama untuk membangkitkan kembali proyek musik ini. “Para pendengar lah yang menghidupi lagu-lagu Banda Neira selama ini. Saya merasa banyak berhutang pada mereka. Saya juga tidak pernah mempromosikan album-album Banda Neira, tapi lagu-lagunya mencari jalannya sendiri menemui para pendengar,” ujar Ananda.

Setelah bertahun-tahun tanpa rencana untuk kembali, barulah di penghujung 2023 Ananda memutuskan untuk menghidupkan kembali Banda Neira. Ia mulai mengumpulkan materi baru dan pertengahan 2024 mengajak Sasha—musisi yang sering menemaninya sebagai vokalis latar selama setahun terakhir—untuk menjadi bagian dari proyek ini. Hasil kolaborasi mereka terwujud dalam Tumbuh dan Menjadi, album yang menandai bukan hanya kembalinya Banda Neira ke dunia musik, tapi juga tumbuhnya energi dan semangat baru dalam perjalanan mereka.

Kembalinya Banda Neira dengan Tumbuh dan Menjadi bukan sekadar nostalgia, tetapi sebuah pernyataan bahwa karya mereka masih relevan, hidup, dan terus menyentuh hati pendengarnya.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner