Berpacu Dalam Musik ‘BISING’
Kota Depok atau lebih tepatnya kampus Universitas Indonesia menjadi saksi bisu lahirnya band beraliran post-rock bernama DERAU. Band noise tersebut berdiri pada tahun 2012. Namun pada tahun 2013, DERAU pun menambah personil yang mengisi posisi Bass dan Keyboard. Sehingga formasi DERAU hingga sekarang adalah Jordi (Gitar Vokal), Najih (Gitar), Ari (Keyboard, sampling, backing vocal), Rizky (Drums), dan Dika (Bass).
“Nama DERAU dapat mempresentasikan musik kami keseleruhuan yang artinya noise” ungkap Jordi.

Pada tahun 2013 lalu, DERAU merilis single mereka berjudul ‘Cicadas’. Single Cicadas sendiri memiliki filosofi yang mungkin tidak akan terpikir oleh pendengarnya. Cicadas sendiri merupakan nama dari serangga semacam jangkrik yang hanya ada saat musim panas di Jepang. Meskipun suaranya boleh dibilang kencang seperti jangkrik, namun memberikan ketenangan tersendiri ketika mendengarnya. Hal itu yang ingin mereka coba bawakan di lagu ‘Cicadas’.


Meskipun DERAU jarang berinteraksi ketika diatas panggung karena vokalisnya pemalu, tapi mereka berharap penonton dapat menerima musik mereka. Dan kabarnya, DERAU sedang dalam proses pembuatan album pertama mereka.
Teks dan Wawancara : Gilangsetiar
Foto : https://twitter.com/_derau
Band Link : https://soundcloud.com/derau
Comments (0)