Bisma Karisma Tampil Lebih Tenang di Single Terbarunya "Aamiin"
Setelah dikenal luas lewat kiprahnya bersama boyband SMASH dan berbagai peran akting yang ia jalani, Bisma Karisma kini semakin mantap menapaki jalur solonya di dunia musik. Musisi asal Bandung ini tengah menyiapkan album perdana yang telah ia godok selama lima tahun terakhir. Sebagai pembuka, Bisma akan merilis single terbaru bertajuk “Aamiin” pada Jumat, 29 Maret 2024 mendatang.
Lagu ini menjadi refleksi spiritual yang kuat, dibungkus dalam lirik sederhana namun bermakna dalam. “Aamiin”, yang berarti “terimalah doa kami” atau “lindungilah kami”, menjadi medium bagi Bisma untuk menyampaikan pesan tentang hubungan manusia dengan Tuhan. Ia mengajak pendengar untuk merenung, bahwa dalam menjalani hidup, manusia membutuhkan restu dan petunjuk Ilahi.
“Lagu ini menceritakan tentang kita sebagai umat yang menghamba, meminta restu di setiap perjalanan hidup. Terkadang kita lupa bahwa kita hanyalah titipan milik-Nya untuk menjadi manusia yang paripurna,” ungkap Bisma tentang inspirasi di balik lagu ini.
“Aamiin” lahir dari perjalanan spiritual pribadi Bisma bersama sahabatnya, Bayu Rengga Mauludy. Keduanya menyadari pentingnya pengingat akan peran manusia di bumi—sebagai makhluk yang dititipkan, bukan pemilik segalanya. Lagu ini pun ditulis sebagai bentuk refleksi sekaligus doa yang diharapkan bisa menyentuh hati banyak orang.
Dalam proses kreatifnya, Bisma menggandeng musisi-musisi handal untuk mewujudkan lagu ini. Rizki Parada dari Gaung dan Alyuadi Febryansyah dari Heals turut menyumbangkan sentuhan musikal mereka. Tak ketinggalan, nama Lafa Pratomo—sahabat lama sekaligus produser yang dikenal lewat karya-karya intimnya—menjadi sosok penting dalam meramu komposisi final lagu ini.
Kehadiran “Aamiin” bukan sekadar single, tapi juga bagian dari narasi besar dalam album debut Bisma Karisma yang akan datang. Album ini digambarkan Bisma sebagai sebuah portal hidup—sebuah perjalanan transformatif yang merekam proses pendewasaan manusia di tengah dualitas kehidupan.
“Aku coba mempersingkat proses pembuatan album yang kalau dihitung kurang lebih 5 tahun lamanya. Album ini seperti layaknya portal hidup—bagaimana manusia bertransformasi menuju titik tengah di antara dua polar kehidupan. Prosesnya panjang karena saya dan Lafa percaya: jika terjadi, terjadilah... tidak menuntut waktu,” tutupnya.
Dengan delapan lagu yang masing-masing mewakili fase berbeda dalam hidupnya, Bisma Karisma tampaknya siap menghadirkan karya yang tak hanya menyentuh telinga, tapi juga hati dan jiwa. Lagu “Aamiin” adalah langkah awal menuju karya musik yang lebih mendalam dan personal dari seorang Bisma yang baru.
Comments (0)