Boyong Semangat Kebersamaan, Jasad Kembali Berkeliling Bersama

Boyong Semangat Kebersamaan, Jasad Kembali Berkeliling Bersama "Bhinneka Tunggal Ika"

Foto didapatkan dari manajemen Jasad.

Frasa "Bhinneka Tunggal Ika" merupakan semboyan bangsa Indonesia. Tertulis pada Garuda Pancasila sebagai lambang negara, kalimat ini berarti "berbeda-beda tapi tetap satu" yang diambil dari bahasa Jawa Kuno. Semangat ini kemudian diadopsi oleh sekelompok pelaku musik death metal asal Bandung, yaitu Jasad. Berusaha menyampaikan lewat cara yang tidak biasa, Jasad memilih untuk menggelar sebuah tur demi menyuarakan dan mengingatkan kembali semangat kebersamaan tersebut lewat musik dan aksi. Titel "Bhinneka Tunggal Ika" kemudian jadi gelaran yang memboyong Jasad dari kota ke kota, didukung oleh DCDC (DjarumCoklatDotCom).

Sesuai dengan spirit yang diangkat, gelaran "Bhinneka Tunggal Ika" ini selalu menyajikan konten-konten yang melambangkan persatuan dari keanekaragaman budaya yang ada di bumi Nusantara, baik secara musik, seni rupa hingga aksi budaya. "Bhinneka Tunggal Ika" menjelma menjadi sebuah movement, tak sekadar acara musik tahunan. "Bhinneka Tunggal Ika" beserta segala semangat dan konsepnya diselenggarakan sejak tahun 2013, mengelilingi daerah Jawa Barat, Banten, Lampung hingga Nusa Tenggara Barat.

Gelaran "Bhinneka Tunggal Ika" yang diselenggarakan oleh Jasad dan DCDC kembali terlaksana tahun ini. Dengan konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, "Bhinneka Tunggal Ika" tahun 2020 lebih menonjolkan dan mengutamakan intimasi antara Jasad dan para penikmat musiknya: Pasukan Karuhun. Tajuk "Bhinneka Tunggal Ika - Goes To Cafe" jadi pilihan konsep penyelenggaraan tahun ini, dengan melibatkan penonton yang diundang secara khusus dan mengajak serta band-band yang menjadi bagian dari DCDC ShoutOut! untuk unjuk kemampuan.

Fokus utama di "Bhinneka Tunggal Ika" tahun ini tidak terletak pada pertunjukan musiknya, tapi justru di sesi sharing antara band DCDC ShoutOut!, Jasad dan penonton yang hadir. Selain tentunya membahas tentang semangat "Bhinneka Tunggal Ika" itu sendiri yang kini makin memudar, sesi ini juga menjadi sarana untuk band-band dari setiap daerah bercerita tentang potensi musik di kotanya masing-masing.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner