Brunobauer Rangkum Kisah Orang-Orang di Sekitar dalam EP Perdana Berjudul ‘A View From Inner Circle’

Brunobauer Rangkum Kisah Orang-Orang di Sekitar dalam EP Perdana Berjudul ‘A View From Inner Circle’

Sumber foto : Diambil dari siaran pers Brunobauer

Dalam EP A View From Inner Circle, Brunobauer menambah 3 materi baru masing-masing berjudul “Hancur”, “Hari-hari”, dan “Internet Fling”. Dalam EP ini juga, Brunobauer pertama kali menulis lirik dengan Bahasa Indonesia

Kemampuan dan kepekaan akan menangkap keadaan sekitar untuk kemudian diangkat sebagai bahan materi yang diungkapkan dalam bentuk karya musik adalah salah satu cara dari sekian banyak proses para musisi mengungkapkan opininya masing-masing. Termasuk Brunobauer, yang kali ini mencoba merangkum keadaan orang-orang disekitar untuk dituangkan kedalam EP perdana mereka yang diberi tajuk A View From Inner Circle. 

Band yang mengusung nuansa musik Indie Rock / Emo / Punk asal Surabaya in, dalam EP perdananya mencoba mengangkat tema penulisan yang tentunya tidak jauh dari sekitar mereka, seperti teman dekat dan keluarga, tema yang pastinya akan banyak bersinggungan dengan para pendengar lama, maupun pendengar baru.

Sebelum merilis EP perdana A View From Inner Circle, Brunobauer terlebih dahulu merilis 2 materi single yang juga melengkapi bagian EP ini, yaitu single “Mother’s Love” dan “The Fever Song”. Kedua single ini telah dirilis dalam format Maxi-Single pada tanggal 3 Oktober lalu dan sudah di berbagai layanan streaming musik pada umumnya.

Melanjutkan perilisan kedua single tersebut, masih dibawah label musik Loverman Records yang menaungi mereka. Brunobauer kembali merilis EP perdana A View From Inner Circle berselang satu bulan setelahnya pada 3 November 2023 ini, yang dilengkapi oleh 5 nomor di dalamnya dan banyak berbicara tentang orang-orang berpengaruh di sekitar Brunobauer.

Dalam EP A View From Inner Circle, Brunobauer menambah 3 materi baru masing-masing berjudul “Hancur”, “Hari-hari”, dan “Internet Fling”. Dalam EP ini juga, Brunobauer pertama kali menulis lirik dengan Bahasa Indonesia. EP A View From Inner Circle juga akan dirilis secara fisik dalam format kaset oleh Loverman Records, dilengkapi dengan merchandise yang bisa dikoleksi.

Dari segi musikalitas, Brunobauer menerapkan formula dengan struktur musik Indie Rock beserta sentuhan Punk dan Emo Revival yang catchy berhiaskan efek overdrive dan fuzz, chord yang mudah, dan penulisan lirik yang straight forward tanpa babibu. Tak jarang di beberapa nomor, Brunobauer coba bereksperimen dengan menambah unsur musik Jazz seperti di lagu “The Fever Song” sehingga menghasilkan mood lagu yang beragam.

Berbicara dari segi produksi, seluruh part gitar dan bass direkam di Self-Recs Home Recording oleh Alwan Hilal, sementara untuk drum direkam di Trek House Studio, dan part vokal direkam di Natural Studio. Proses mixing dan mastering seluruh nomor di EP ini digarap oleh Deni Noviadi dari Swellow, seorang yang sudah berpengalaman menangani band-band indie rock terutama yang berdomisili di area Bogor seperti Texpack, dan The Jansen.

Setelah merasakan gempita festival musik Pesta Pora di akhir September lalu, EP ini mungkin bisa jadi senjata Brunobauer untuk menembus pasar dan panggung yang lebih beragam lagi di kemudian hari. Simak perkembangan musik band ini kedepannya, dan dengarkan EP perdana A View From Inner Circle melalui tautan yang tertera di bawah ini.

BACA JUGA - Mengupas Isu Sosio-Politik dari Prespektif Sosialis, dalam album keempat Camlann Berjudul ‘Dismantle!’

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner