“Bukan Pemenang Biasa” : Salam Pembuka Menuju Album Penuh dari Ketika Petir Menyambar
Sumber Foto : Diambil dari siaran pers Ketika Petir Menyambar
Single “Bukan Pemenang Biasa” membawa narasi kuat sebuah motivasi hidup, dikemas dalam komposisi musik bertempo cukup santai, dihiasi riff-riff catchy dan sound yang langsung akrab di telinga
Entah sebagai individu ataupun dalam sebuah kelompok semestinya setiap orang memiliki sebuah tujuan dalam banyak hal. Untuk mencapai satu titik yang ditargetkan, tak dapat dipungkiri seringkali dihadapkan dengan berbagai dinamika permasalahan, bahkan masalah itu kadang merupakan sebuah rintangan yang harus dihadapi dalam berproses mencapai titik tersebut. Segala pengorbanan, seluruh enerji yang telah dikeluarkan bersatu menjadi api perjuangan.
Berbicara tentang perjuangan, salah satu kuartet heavy rock yang berbasis di kota Denpasar, Bali bernama Ketika Petir Menyambar baru saja memamerkan karya teranyar mereka melalui sebuah single yang bertajuk “Bukan Pemenang Biasa”. Band yang telah terbentuk sejak 10 tahun kebelakang ini, terdiri dari Yudi Sahaputra pada posisi vokal dan gitar, Ary Parama pada posisi gitar, Dharma Yasa pada posisi bass, dan Okta Elpasatvira pada posisi drum.
Dalam single terbaru ini Ketika Petir Menyambar (KPM) mengajak siapapun dalam kelompok apapun, untuk tetap memperjuangkan apa yang telah menjadi tujuan, baik itu dalam bermusik ataupun berbagai urusan yang menyangkut kehidupan. Ditulis berdasarkan pengalaman ketika sejak awal terbentuknya mereka (KPM) yang seringkali terbentur berbagai problema, entah itu dinamika dalam menemukan jati diri, hingga proses penemuan formula musik yang dirasa sempurna.
Single “Bukan Pemenang Biasa” membawa narasi kuat sebuah motivasi hidup, dikemas dalam komposisi musik bertempo cukup santai, dihiasi riff-riff catchy dan sound yang langsung akrab di telinga. Distorsi gitar selayaknya musik rock, begitu terasa membangkitkan gairah untuk mengawali hari-hari menerjang badai kehidupan menuju kemenangan sejati. Selain itu, mengikuti jejak karakter tata suara band rock 90'an dengan sentuhan modernisasi, telah menjadi formula serta ciri khas yang mereka bawa ke skena musik rock saat ini.
"Iringan lagu penyemangat dengan lirik ringan dibalut dengan riff berat khas KPM, menghentakan hari-hari sederhana menjadi lebih bergelora," ungkap Yudi.
"Pembuatan lagu ini terbilang cukup singkat. Tidak banyak menggunakan penggabungan instrumen lain. Lebih menitik beratkan pada perpaduan dua buah amplifier dari Marshall dan Orange agar menciptakan perpaduan suara crunchy dan overdrive yang lebih tebal. Sound bass yang tidak terlalu menitikberatkan pada drive basah, dengan drive secukupnya agar dapat menyatu padu dengan ritme bass drum yang dominan," Yudi lanjutnya.
Sebagai lagu penghantar perjuangan, single “Bukan Pemenang Biasa” ini sekaligus menjadi pembuka sekuel untuk album penuh KPM. Single ini telah resmi dirilis secara digital pada 15 Juni 2023 di berbagai layanan pemutar musik online pada umumnya. Sehari setelah rilis, single ini dilengkapi dengan sajian visual buah dari kolaborasi bersama ilustrator lokal Bali, Yoga Sahaputra untuk menyuguhkan hasil ilustrasinya menjadi musik video "Bukan Pemenang Biasa". Simak video musik “Bukan Pemenang Biasa” yang telah tayang di kanal YouTube mereka melalui tautan di bawah ini.
Comments (0)