Collapse Kembali Muncul Dengan Jati Diri Lebih Dewasa
Sumber foto : Instagram Collapse
Jati diri yang beda mulai terlihat dari Collpase, seperti yang terasa kali ini dalam single terbarunya berjudul “Chloe / A Glaring Panorama”.
Jati diri yang dewasa telah ditonjolkan oleh Collapse baru-baru ini. Tepatnya ketika proyek yang di besut oleh sosok gitaris Alice, Andhika Surya itu bersama dengan labelnya Royal Yawns merilis single terbaru berjudul “Chloe/A Glaring Panorama” beberapa hari lalu. Beserta dengan impovisasi partitur musik yang berbeda dari debut EP Grief, menjadi landasan daya tarik untuk mendengarkan secara utuh single ini.
Jika masih ada yang ingat seperti apa Collapse pertama kali muncul. Musiknya penuh dengan distorsi tebal ala shoegazing/indie rock. Namun untuk single baru yang nantiya juga akan dirilis dalam format kaset pita ini, Andhika Surya seperti menambahkan elemen yang lebih matang : dari tempo, melodi, serta intro – outro yang disesuaikan penempatannya dalam durasi berkisar antara 8 menit. “Chloe / A Glaring Panorama” sejatinya adalah kombinasi dua materi, atau ada juga yang menyebutkan materi seperti ini berjenis medley dan ini adalah kali pertama bagi Collapse semenjak awal kemunculannya di 2016 lalu.
Secara tematik, menafsirkan apa yang terulis dalam biografi “Chloe/A Glaring Panorama”. Single ini banyak berbicara tentang rasa ketika menerima kehilangan sesuatau yang berharga dari kehidupan dengan segala polemiknya. Menafsirkan sedikit banyaknya tentang isi dari lagu ini, Dannus Darmawan menggarap pada bagian Artwork yang menampilkan wanita dengan visual bergaya anime dan dihiasi oleh latar berwarna biru. Dan untuk lebih jelasnya, isi utama dari lagu ini telah dicantumkan oleh Royal Yawns melalui laman web resminya serta Bandcamp-nya untuk dipahami dan dimengerti.
Tapi, walau demikian halnya, single ini adalah satu penanda dari Collapse akan jati dirinya (secara musikal). Dan entah seperti apa jika materi lainnya nanti dimunculkan oleh Collapse yang kini berformasikan Andhika (gitar/vokal), Alyuadi (gitar), Iki (bass) dan Dawan (drum) itu. Nantikan saja seperti apa jadinya.
Comments (0)