Cryptical Death Lanjutkan Trilogi Kehancuran Dunia di Single Terbarunya
Sumber foto : Diambil dari siaran pers Cryptical Death
Secara garis besar dalam single “Zaman Kegelapan” ini, Cryptical Death berbicara banyak tentang pihak-pihak berkuasa dengan segala kekuatan yang mereka miliki, bahkan mampu menandingi alam semesta
Kehidupan di muka bumi nampaknya kian hari kian terancam, termasuk ancaman bencana kemanusiaan. Ironisnya, campur tangan manusia-manusia ambisius dengan cara mereka yang kotor berakibat pada apa yang sedang terjadi hari ini dan kejadian terburuk di masa depan. Dunia yang tak lagi bersahabat telah merenggut cahaya yang redup dan hanya menyisakan kegelapan.
Selaras dengan apa yang disampaikan diatas, sama hal nya dengan point utama dalam single terbaru milik Cryptical Death berjudul “Zaman Kegelapan”. Mereka merefleksikan situasi dan kondisi global saat ini ke dalam single terbarunya yang terinspirasi oleh karya Ronggowarsito “Zaman Edan” dan pernyataan ahli nuklir Robert Oppenheimer “Now I become Death, the Destroyers of Worlds”.
Single “Zaman Kegelapan” adalah bagian kedua dari trilogi lagu bertemakan kehancuran bumi yang meliputi tema utama dari album baru Cryptical Death yang rencananya akan dirilis pada tahun 2024 ini. Sebelumnya, pada bulan Desember lalu mereka telah merilis single yang berjudul “Pandemic Semesta” sebagai nomor terdahulunya.
Sebagai gambaran awal, jika dalam “Pandemik Semesta”, artwork / ilustrasi kehancuran bumi yang digambar oleh Danus (Steel.Reaper) dilihat dari perspektif ‘God’s Eye’, dari sudut pandang diatas bumi. Sedangkan kali ini, pada “Zaman Kegelapan” kehancuran bumi dilihat dari perspektif ‘inside’ atau melihat kehancuran dari dalam bumi itu sendiri.
Secara garis besar dalam single “Zaman Kegelapan” ini, Cryptical Death berbicara banyak tentang pihak-pihak berkuasa dengan segala kekuatan yang mereka miliki, bahkan mampu menandingi alam semesta. Apa yang dianggap dan diklaim sebagai pencapaian terbesar itu, tidak berarti selalu membawa kebaikan bagi setiap manusia yang hidup di muka bumi ini, justru berbalik berujung pada kehancuran.
Sementara itu dari sisi sajian musik, Ronggowarsito dan Oppenheimer menjadi referensi bagi mood dalam pembuatan lagu. Kolaborasi dengan Lia memberikan warna keputus-asa-an dengan teriakan hardcore khas vokalis perempuan. Kombinasi Petikan gitar Farid dan Toan dengan kombinasi vokal Karib dan Lia memberikan nuansa kegelapan yang pilu menyambut zaman baru.
“Zaman Kegelapan” merupakan kolaborasi kedua Cryptical Death bersama Disaster Records. Selain itu, dalam single terbaru ini Cryptical Death juga menghadirkan kolaborator baru lainnya sebagai penyumbang vokal, yakni Yuliarni ‘Lia’ Purnama, vokalis band hardcore Moral. Pada 1 Januari 2024 kemarin, single terbaru “Zaman Kegelapan” dari Cryptical Death secara resmi mulai dilepas ke permukaan melalui berbagai layanan DSP, seperti Spotify. Dengarkan melalui tautan di bawah ini.
Comments (0)