Dalam Video Klipnya Indische Party Mengajak Berdansa Diantara Bintang
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Indische Party
Lewat single “The Highest Stars” kita kembali mendengar asupan-asupan akar musik 60-an yang semakin matang dan tetap groovy khas Indische Party
Dua tahun absen melahirkan karya baru, grup band rock n roll asal Jakarta, Indische Party kemudian menampakan diri kembali ke permukaan dengan single berjudul “Duka Akhir Kemarau”. Lagu ini merupakan single Indische Party yang lahir pada era pandemi, setelah sebelumnya mereka merilis single “Tell Me What To Do”, pada tahun 2019 lalu.
Tidak hanya sampai disana, selang lima bulan pasca perilisan single tersebut mereka kembali lagi melahirkan karya ke permukaan. Kali ini lagu berjudul “The Highest Stars” didaulat menjadi single baru mereka. Makin bertambah istimewa mengingat perilisan ini juga menjadi pembuka jalan bagi Indische Party untuk merilis EP mereka (dengan tajuk yang sama dengan single tersebut), yang akan dirilis dalam waktu dekat. Tidak hanya ditampilkan dalam format audio, single “The Highest Stars” juga dikuatkan dalam format visual berupa video klip yang sudah bisa disaksikan di kanal Youtube Indische Party official.
Lebih jauh berkisah tentang karya barunya, menurut rilisan pers yang DCDC terima, secara sound dan musikalitas lagu “The Highest Stars” ini cukup bisa merepresentasi album ketiga mereka dengan formasi berlima (terutama hadirnya gitaris Warman Nasution). Menemani Kubil Idris di departemen gitar, formasi baru dengan dua gitaris ini membuat musikalitas Indische Party makin lebih segar, lebih tebal, padat dan hingar bingar. Dan ini semua tergambar dalam single terbaru ini.
Nuansa musik pada lagu “The Highest Stars” seperti mengajak kita kembali ‘berdansa diantara bintang-bintang’. Lewat single ini, kita kembali mendengar asupan-asupan akar musik 60-an yang semakin matang dan tetap groovy khas Indische Party. Ini semua dibalut dengan visual yang kali ini punya konsep lebih gelap dari video klip mereka sebelumnya.
Sang vokalis, Japs Shadiq menulis lagu ini dengan lirik yang menggoda, di mana hal itu diangkat dari kisah lelaki petualang yang tak rela kehilangan pujaan hatinya. “Lagu ini semacam rayuan maut dalam membujuk orang terdekatnya kembali,” ujar Japs Shadiq.
Sedangkan secara visual sendiri video klip ini membawa penonton melihat band Indische Party kembali dari kegelapan dan merayakannya dengan kembali berdansa, lengkap dengan pencahayaan yang minimalis namun berkarakter. Kostum retro dengan nuansa warna yang muram namun dikemas elegan. Sekadar informasi, videoklip “The Highest Stars” ini diproduksi secara swadaya oleh Indische Party dengan Japs Shadiq sebagai produser juga sutradara bersama Tika Pramesti, dibantu Vera Lestafa sebagai DOP. Seperti apa video klipnya? Simak melalui tautan di bawah ini.
Comments (0)