DERKAIZER Merilis “Survive” Ditengah Kondisi Skena yang Sedang Tidak Baik
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers DERKAIZER
DERKAIZER membuktikan totalitasnya dalam menjaga amarah mereka tetap memanas dan berharap pergerakan mereka akan menjadi percikan semangat skena Samarinda kembali menggeliat
Salah satu band yang berasal dari kota Samarinda, DERKAIZER merasakan kondisi skena metal disana sedang dalam kondisi yang tidak baik. Mulai dari turunnya minat penggemar musik metal, komunitas yang mulai lelah, serta para musisi yang kurang agresif dalam merilis karya menjadi faktor penyebabnya. DERKAIZER pun tak luput dalam kondisi tersebut.
Tercatat DERKAIZER terakhir merilis karya pada awal 2018 lalu berupa video musik dari single “Kotoran Konservatif” yang sayangnya tidak didukung dengan promosi yang kuat. Setelah 4 tahun berlalu, DERKAIZER dengan yakin kembali memanaskan mesin amarahnya dengan melepas single “Survive”.
Sebenarnya “Survive” bukanlah single baru, di mana pada tahun 2016 lalu DERKAIZER sempat memperkenalkannya melalui kanal Souncloud dan Reverbnation milik mereka. DERKAIZER memutuskan untuk merekam ulang lagu “Survive” ini dengan beberapa perubahan pada bagian aransemen, notasi vokal dan juga bagian lirik. Hal tersebut membuat lagu “Survive” benar-benar merepresentasikan DERKAIZER saat ini, yang penuh eksperimen, serta melepas pakem death metal yang lekat pada mereka sejak awal. Ibarat kendaraan tempur yang penuh dengan amunisi dan bahan bakar, mereka siap terjun ke medan pertempuran.
Sebagai tambahan informasi, single “Survive” tak hanya dilepas melalui video musik pada 26 Februari lalu saja, tapi juga sudah mulai di distribusikan ke berbagai platform musik digital. Bahkan, kabarnya DERKAIZER juga telah menyiapkan sebuah EP yang akan dirilis pada pertengahan tahun 2022 ini. Dengan begitu mereka juga membuktikan totalitasnya dalam menjaga amarah mereka tetap memanas dan berharap pergerakan mereka akan menjadi percikan semangat skena Samarinda kembali menggeliat.
Comments (0)