“Empty Space” Saksi Kehilangan dan Rapuhnya Fahem

“Empty Space” Saksi Kehilangan dan Rapuhnya Fahem

Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Fahem (foto merupakan karya dari Sanina R'aisy)

Sisi emosional Fahem dalam trek berjudul “Empty Space” jadi kontemplasinya untuk menerima bahwa seseorang itu telah pergi dan tak akan pernah kembali

Solois asal Malang, Fahem tidak ingin diam terlalu lama. Setelah sebelumnya Fahem merilis dua single “Unconditional Love” dan “Another Pills”, kali ini Fahem hadir dengan single ke-3 dengan tajuk “Empty Space”. Solois yang mengusung jalur Pop RnB ini adalah salah satu frontmant dari band rock Morisade. Lewat proyek solonya Fahem memberanikan diri meniti karir dengan mengangkat pengalaman-pengalaman pribadi, yang menjadikan proyek solo ini terasa lebih personal.

Menurut Fahem, “Empty Space” adalah trek yang paling emosional dari lagu-lagu yang pernah ditulisnya. Mengutip rilisan pers yang diterima DCDC, lagu ini bercerita tentang kehilangan seseorang yang berharga dihidupnya. Akibat kehilangan itu Fahem merasa denial, terutama dalam hal menerima bahwa seseorang itu telah pergi dan tak akan pernah kembali.

Lewat lirik dan komposisi lagu yang dibuat sendiri oleh Fahem, semakin membuat pendengar terbuai rasa pilu dan rapuh akan kehilangan seseorang. Tidak sendiri, untuk proses aransemen Fahem dibantu oleh Bambang Setyo Utomo, sedangkan proses mixing dan mastering diracik secara ciamik oleh Zeruya Anggraita.

Melalui Dates Production single ketiga milik Fahem “Empty Space” sudah bisa didengarkan disemua pelantar digital, sedangkan video musik untuk single ini sudah bisa dinikmati melalui kanal youtube milik Fahem dengan tautan berikut.

BACA JUGA - Last Goal! Ajak Pendengar Untuk Tak Malu Mengaku Belum Move On

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner