EP ‘Self-Titled/Starducc’ : Karya Debut Dari Kuartet Pop Starducc yang Bernuansa Nostalgia
Sumber foto : Diambil dari siaran pers Starducc
Mini album ini dipenuhi oleh memori serta emosi yang akan membawa para pendengarnya teringat kembali dengan kenangan dan perasaan di masa lalu
Belum habis, nyatanya memang tahun ini menjadi masa keemasan bangkitnya gairah musik kawan-kawan musisi/band tanah air. Segudang karya-kaya anyar mereka bahkan lebih, akan tercatat dan menambah koleksi karya, baik itu di wilayah mainstream maupun di ranah musik sidestream. Tak hanya tercatat secara kuantitas, karya-karya yang saat ini silih berganti mengisi permukaan disodorkan dengan kualitas yang tak main-main, digarap sangat serius menjadi nutrisi dan alternatif bagi pendengaran para penggemar musik sekarang.
Salah satu lajur yang dapat dipilih untuk mengenalkan karya-karya baru itu adalah melalui lorong cepat jejaring digital dan dikerjakan secara mandiri. Arus informasi yang begitu mudah diakses saat ini dapat dijadikan acuan awal untuk menjaring pendengar yang lebih luas. Mengamini hal-hal itu, kuartet pop pendatang baru Starducc baru-baru ini melayangkan karya debut mereka yang dikemas dalam sebuah EP dan diberi tajuk self-titled yaitu EP Starducc.
Mini album ini mereka garap dan distribusikan secara mandiri, dirilis secara digital dan resmi mengudara sejak 2 Juni 2023 ini di berbagai platform digital, mulai dari Bandcamp hingga Spotify. Kemunculan Starducc yang digawangi oleh Mirakei (Vocal), Tata (Acoustic Guitar), Andreas (Guitar), Daniel (Drum), Adji (Bass) beserta EP perdananya ini telah memberi nafas baru bagi musik pop tanah air, terkhusus di ranah musik independen.
EP self titled Sturducc, merupakan sebuah mini album yang memuat enam materi dengan nuansa musik pop akustik yang melodius, didominasi suara gitar clean, ketukan drum yang memperkuat unsur akustiknya, serta vokal manis mendayu yang bersuara lirik-lirik unik, di luar kebanyakan lirik-lirik band pop pada umumnya.
Secara narasi mini album ini dipenuhi oleh memori serta emosi yang akan membawa para pendengarnya teringat kembali dengan kenangan dan perasaan di masa lalu. Seperti halnya dalam salah satu lagu yang bertajuk “Seperti Bunga”. Lagu ini mengingatkan atas jalur lagu film romansa 2000-an, seperti “Janji Joni” sampai “3 Hari untuk Selamanya”. Lalu dikemas oleh Starducc dengan karakter dan kekhasan musik mereka tentunya.
“Perlahan, lagu demi lagu, memori-memori itu bangkit dan tak akan mengubah segalanya,” tutup Starducc.
Comments (0)