Eros Tjokro Lepas EP 'The Second Narrative': Bukti Pendewasaan, Kematangan Sekaligus Surat Terbuka
Album mini berisi enam nomor ini memiliki makna yang sangat personal bagi Eros Tjokro. Selain membuktikan pendewasaan dan kematangannya dalam bermusik, 'The Second Narrative' jadi sarananya membuat pengakuan diri dan meminta maaf pada orang yang ia cintai.
Pasca merilis "Roses" dan "Gibberish" pada Agustus dan Oktober lalu, Eros Tjokro akhirnya resmi melepas album mini perdana yang bertajuk The Second Narrative. Ia memilih format digital untuk menyiarkan album tersebut. Menurutnya, ini adalah album yang memiliki makna tersendiri sekaligus sebuah Surat Terbuka tentang pengakuan diri dan permintaan maaf darinya pada sang terkasih.

Solois beraliran R&B ini mengungkap bahwa The Second Narrative adalah sebuah pendewasaan sekaligus kematangannya dalam bermusik. "The Second Narrative ini benar-benar sebuah karya bagi gue. Setiap track-nya punya karakteristik dan kerumitan cerita maupun produksinya sendiri. EP perdana inilah yang akan menjadi sebuah bukti kematangan gue dalam bermusik sekaligus saksi untuk proses pendewasaan seorang Eros Tjokro. Semoga dapat dinikmati oleh teman-teman semuanya," tuturnya dalam siaran pers.
Terdapat enam nomor dalam The Second Narrative, termasuk dua single yang sudah ia rilis terlebih dahulu. Ia membawakan kembali lagu "Addicted" dengan musik yang berbeda, di mana ia menggabungkan R&B dan gospel. Lalu, ada pula track "Winter" yang merupakan satu-satunya lagu dengan format puisi dan berkolaborasi dengan rapper Indonesia, Mattermos. Juga, "Ain't No Love Like Yours" yang merupakan lagu bergaya R&B dengan progresi kord yang belum pernah ia buat sebelumnya.
Hampir seluruh lagu dalam The Second Narrative melewati proses mastering di Orbital Mastering milik musisi kawakan Indra Lesmana. Sementara untuk proses produksinya dilaksanakan di DSS Satellite Studio.
Comments (0)