Frontman Sunny Summer Day, Dicki Hermansah Tutup Usia

Frontman Sunny Summer Day, Dicki Hermansah Tutup Usia

Sumber foto : Diambil dari akun instagram @sunny_summerday

Maret 2019, kabar duka datang dari band Sunny Summer Day, dimana sang frontman, Dicki Hermansah dikabarkan meninggal dunia, setelah beberapa hari sebelumnya Dicki dikabarkan sakit. 

Sunny Summer Day. Satu dari sedikit band indie-pop lokal, khususnya Bandung, yang punya kejelian menangkap nada-nada ringan dan menyenangkan dalam balutan twee-pop, hingga pada perjalanannya menjadi semacam ‘kiblat’ bagi band-band setelahnya tentang bagaimana musik pop itu bisa tersaji indah dan menyenangkan. Band yang merilis EP pertamanya pada tahun 2007 melalui label asal Miami, Amerika bernama Cloudberry Record ini kemudian melanjutkan kiprahnya dengan merilis EP keduanya Me, Myself and The Empty Soul, melalui label asal London, Inggris, Letterbox Records satu tahun setelahnya, dan juga beberapa album kompilasi yang melibatkan Sunny Summer Day sebagai pengisinya.

Nama Sunny Summer Day tidak bisa dilepasan dari frontman-nya, Dicki Hermansah, yang juga bertindak sebagai vokalis dan gitaris band ini. Lagu-lagu semisal “In Summertime” atau pun “World, It Seems I Might Die”, tidak lepas dari coretan tangan Dicky selaku penulis lirik dan orang yang bertanggung jawab pada olahan musik Sunny Summer Day.

Maret 2019, kabar duka datang dari band ini, dimana Dicki atau orang-orang terdekatnya biasa memanggilnya dengan panggilan “a Iki” atau “mang Iki” ini dikabarkan meninggal dunia, setelah beberapa hari sebelumnya Dicki dikabarkan sakit. Melalui beberapa unggahan beberapa teman dekat almarhum seperti Angga Kusuma (gitaris band Taring), Yulius Iskandar (Popstore Indo/ mantan manajer Bottlesmoker), Irfan Muhammad (vokalis/gitaris Piccadilly & Melt), serta banyak lagi lainnya yang mengenal Dicki secara personal maupun sebagai seseorang yang berpengaruh di ranah musik bawah tanah Bandung, menuliskan ungkapan belasungkawanya.

Sekali lagi, ranah musik bawah tanah Bandung kehilangan musisi terbaiknya. Konsistensi dan komitmen Dicki dalam bermusik akan selamanya dikenang lewat karya-karyanya. So long our popmate, a Iki. Till we meet again.

BACA JUGA - Kabar Duka Dari Kaka, Keyboardis The Adams

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner