Gnarly Club Siap Rilis Debut Album “FACE THE REAPER (Guide to Gnarcissist Realm)” sebagai Manifesto Indophonk
Kolektif hip-hop lintas kota, Gnarly Club, siap meluncurkan debut album mereka bertajuk FACE THE REAPER (Guide to Gnarcissist Realm) pada 10 Oktober 2024. Terbentuk pada tahun 2019, unit yang digawangi oleh para internet-geek ini terdiri dari musisi-musisi independen yang tersebar di berbagai kota: Oz the Oddz, Jafarsnd, dan GAZM dari Denpasar; Ominou$ (2sxde & Yung Geez) dari Malang; Kent Solo, Bamskee, Trigga Coca, dan Cha1nz dari Yogyakarta; serta Collvpse yang berasal dari Martapura.
Kiprah mereka sempat terguncang di penghujung 2019, saat Babybeel—salah satu inisiator kolektif ini—meninggal dunia. Sebagai bentuk penghormatan, Gnarly Club merilis mixtape bertajuk “Tribute to Babybeel”, namun mereka tak berhenti di sana. Duka itu justru menjadi fondasi semangat baru yang kini mereka tuangkan dalam FACE THE REAPER.
Menurut Trigga Coca, salah satu personel, album ini sempat akan diberi judul Rise of Indophonk (dengan ejaan khas: Rxsx xf Indxphxnk), sebagai deklarasi sekaligus cetak biru subgenre yang mereka usung—Indophonk—yakni interpretasi lokal atas musik phonk yang kental dengan nuansa gelap dan estetika Southern hip-hop.
Di FACE THE REAPER, Gnarly Club memperlihatkan keberagaman musikal yang menjadi cerminan asal-usul mereka yang tersebar di berbagai kota. “Hotbox Inna Hooptie”, misalnya, menyajikan warna drift phonk dan menghadirkan rapper tamu JBK. Lagu ini menjadi memoar kelam tentang pengalaman adiksi, serta momen pertama Trigga Coca dan Oz the Oddz menulis lirik dalam bahasa Indonesia.
Sementara itu, lagu “Doin Things Like This” menampilkan HG Scott, rapper asal Bali, dengan suasana santai bergaya 90s phonk yang laid-back. Kontras dengan itu, “Toughest Night the Alchemist” tampil gelap dan intens, mengusung nuansa dark memphis rap yang kuat. Track ini dibidani oleh Magick411—yang juga bertanggung jawab atas mixing dan mastering seluruh album—dengan Collvpse membawakan lirik yang mengulik tema alkimia dan hermetisisme.
Album ini diproduksi oleh Jafarsnd, Magick411, Bamskee, Geez, dan 2sxde, serta menghadirkan berbagai kolaborator lain seperti NARA, W.O 782, JBK, Beyne, OG Avamato, dan HG Scott. Secara musikal, mereka banyak terinspirasi oleh tokoh-tokoh besar Southern rap seperti Three 6 Mafia, Project Pat, Bones, Ghostmane, Germ, DJ Smokey, Xavier Wulf, dan $uicideBoy$.
FACE THE REAPER (Guide to Gnarcissist Realm) akan dirilis melalui Greedy Dust Records dalam dua format: digital streaming dan bundle package edisi khusus yang mencakup rilisan fisik dan merchandise eksklusif. Album ini bukan hanya penanda debut Gnarly Club, tapi juga sebuah manifesto atas geliat skena hip-hop eksperimental Indonesia yang terus bergerak melintasi batas genre dan kota.
Comments (0)