Hathgone dan

Hathgone dan "Broken Psalm" Siap Menggerus Gendang Telinga!

Foto didapatkan dari siaran pers. Kredit tidak disertakan.

Unit hardcore punk asal Bandung, Hathgone membawa rilisan perdana berjudul "Broken Psalm". Mencampur aduk banyak unsur musik ekstrem dalam musiknya, "Broken Psalm" siap menggerus gendang telinga pendengarnya.

Mengukuhkan diri di akhir 2019, unit hardcore-punk asal Bandung, Hathgone resmi menelurkan single perdana. Band yang diperkuat oleh formasi Ridwan Ariansyah (gitar), Dimas "Dritt" Saputra (vokal) dan Farhan Naufal (bas) ini melepas "Broken Psalm" lewat laman Soundcloud. Hathgone mendeklarasikan bahwa "Broken Psalm" adalah materi yang siap menggerus gendang telinga pendengarnya.

Ditulis oleh Dimas, "Broken Psalm" adalah lagu yang bercerita tentang pergulatan pikiran dan rasa cemas. "Saya banyak menulis hal yang sifatnya personal dan terjadi di lingkungan terdekat, ketimbang sesuatu yang jauh dari pelupuk mata dan belum pernah saya alami. Terlalu pretensius dan mengawang," tutur Dimas dalam siaran pers. Untuk urusan musikalitas, mereka mencampur aduk banyak unsur musik ekstrem, dan mereka tak mau ambil pusing untuk mendefinisikan genre apa yang mereka geluti. Hardcore punk sebagai roots, sisanya datang dari pengaruh musik masing-masing personil.

Proses produksi "Broken Psalm" dilaksanakan dalam dua sesi. Di sesi pertama, mereka merekam lagu tersebut di Funhouse Studio oleh EDZ tepatnya pada September 2019, dilanjutkan pada sesi kedua pada Februari 2020. Untuk mixing-mastering, Hathgone menunjuk The Pandora Labs dengan Alikbal Rusyad sebagai eksekutor. Sementara urusan visual, sampul single digarap oleh Alditia Krama Yudha (Ammonia). Hathgone dibantu oleh Rully Ramdhani (Ametis) untuk mengisi sesi drum.

"Broken Psalm" rencananya jadi pembuka karya-karya Hathgone selanjutnya. Perilisan album mini di tahun ini adalah target mereka selanjutnya.

BACA JUGA - DOM 65 Nadakan Sebuah Kisah Nelangsa dalam Single "Saraf"

 

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner