Head Head Merilis Lagu Tentang Orang yang Kerap Berbohong
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Head Head
Lagu “Mythomania” merupakan sebuah manifestasi kecemasan pengidap penyakit mythomania, yang terinspirasi dari kisah nyata yang memang Head Head alami dan amati di sekitar, hingga dikembangkan jadi konsep yang terangkum lewat sebuah lagu.
Mythomania? Mungkin tidak banyak orang tahu tentang istilah itu. Jika merunut ilmu psikologi, mythomania yang disebut juga dengan bohong patologis, yang merupakan suatu keadaan di mana seseorang sering melakukan kebohongan dalam jangka waktu yang lama (misalnya hampir seluruh hidupnya dipenuhi kebohongan) dan terus dilakukan. Kondisi psikologis ini mendeskripsikan seseorang yang terbiasa berbohong baik dengan sadar ataupun di alam bawah sadarnya. Pada kondisi akut, penderitanya akan menciptakan khayalan yang diyakini sebagai kisah nyata olehnya.
Menangkap hal tersebut, sebuah band indie pop asal Malang, Head Head menerjemahkannya melalui sebuah lagu berjudul “Mythomania”. Lagu ini sendiri didaulat menjadi single kedua mereka yang dirilis tepat tanggal 1 Maret 2019 ini, melalui GZZ Records, setelah sebelumnya mereka merilis single “Vivid Reality” sebagai debut singlenya tahun lalu.
Jarak satu tahun perilisan single kedua ini, dilalui Head Head dengan proses workshop rutin, hingga akhirnya lagu “Mythomania” diciptakan oleh Bepe (vokal & gitar), Meidi (gitar), Yoga (bass), dan Emir (drum). Menurut mereka lagu ini sebenarnya telah direkam di bulan September 2017, namun beberapa kendala non-teknis menyebabkan lagu ini baru bisa didengarkan kepada publik di bulan Maret 2019. Untuk musiknya sendiri, corak musik lagu kedua ini tidak jauh berbeda dengan single debut mereka, dimana secara isian musiknya mengedepankan atmosfir mengawang nan ringan dalam lagunya.
“Lagu ini merupakan sebuah manifestasi kecemasan pengidap penyakit mythomania. Sebenarnya terinspirasi dari kisah nyata yang memang kita alami dan amati di sekitar, tapi kemudian dikembangkan jadi konsep yang terangkum lewat lagu ini,” ungkap Head Head.
Selain dilepas di gerai digital, lagu “Mythomania” juga diterjemahkan dalam bentuk visual yang dirilis pada waktu bersamaan. Mengusung konsep yang kurang lebih sama dengan isi lagu, dikisahkan penderita mythomania ini berniat untuk ‘sembuh’ agar mendapat cinta sang pujaan hati.
Konsep video klip yang digarap oleh para personel Head Head ini kemudian digubah menjadi sebuah tarian lirikal (lyrical dance) oleh koreografer Fyoleveira Kusuma Andre. Proses pembuatan video klip sendiri sebenarnya telah tuntas hampir setahun lalu, tepatnya di bulan Februari 2018. Setelah mengendap cukup lama, akhirnya video ini bisa disaksikan di kanal Youtube resmi dari Head Head. “Mythomania” siap dinikmati di kanal streaming digital favortimu seperti Spotify, JOOX, iTunes, Apple Music, Deezer, dan masih banyak lagi.
Comments (0)