“Imitasi” ; Tentang Zaman Manipulatif Menurut Sudut Pandang Dwazed

“Imitasi” ; Tentang Zaman Manipulatif Menurut Sudut Pandang Dwazed

Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Dwazed

“Imitasi” merupakan sebuah karya yang mereka tawarkan sebagai sebuah kegelisahan masyarakat hari ini yang mengesampingkan fakta dan data yang objektif.

Mulai muncul ke permukaan ditengah-tengah keterbatasan scene musik Palangka Raya, Dwazed dinilai memiliki pemilihan nada dan perbendaharaan chord yang baik untuk disimak dan didengarkan. Satu hal yang diamini juga oleh Theo Nugraha (Seniman bunyi, Redaktur VJ>Play-red). Penilaian Theo tentang Dwazed ini kemudian mendapati bentuk konkritnya kala Dwazed muncul dengan single terbaru mereka yang berjudul “Imitasi”. Sebuah lagu yang diakui Dwazed sebuah bentuk interpretasi mereka tentang kehidupan yang mereka nilai penuh dengan manipulasi.

Mendapati satu sudut pandang menarik tentang Post-truth kala fakta-fakta buruk membuat orang meremehkan kebenaran yang dinilai tidak menyenangkan hati untuk dipercayai, hingga hal tersebut diperparah dengan sikap politisi dan media massa yang kompak dalam memainkan fakta dan data yang objektif, sebelum diberikan frame, lalu dibelokkan pesannya untuk memanipulasi opini publik.

Sederet fakta itu kemudian memantik Dwazed untuk menuangkannya dalam bentuk lagu. Sebuah karya yang mereka tawarkan sebagai sebuah kegelisahan masyarakat hari ini yang mengesampingkan fakta dan data yang objektif, karena hanya memilih berdasarkan ketertarikan emosional dan kepercayaan pribadi. Menurut mereka lewat apa yang dituangkan dalam lagu ini, rakyat overdosis berita tidak valid, dibodohi dengan ketidaktahuan dan akhirnya menebak-nebak segala kemungkinan dengan fakta yang cacat dan tidak lengkap.

Artwork untuk single "Imitasi" (kredit tidak disertakan)

Menurut rilisan pers yang DCDC terima, dalam prosesnya, lagu “Imitasi” ini ditulis oleh Hasymi (vokal & gitar) dan dibantu oleh Bayu (bas & vokal), Brata (drum), dan Enrico (gitar). Lagu “Imitasi” menjadi single kedua setelah “Bias” yang telah mereka rilis beberapa bulan lalu, dan akan menjadi salah satu lagu dalam album yang sedang mereka kerjakan. Menariknya, di single kali ini, penggunaan instrumen lebih diperkaya dengan proses mixing dan mastering yang lebih baik dibandingkan dengan EP Fragment sebelumnya.

Sebagai tambahan, dalam penggarapan lagu “Imitasi”, Dwazed dibantu penggarapan lagunya oleh Ady purna dan merekamnya di Ra’Record Palangka Raya, di mixing mastering oleh Riduan dan dirilis dibawah bendera Rumah Teman Record. Seperti apa lagunya? Simak melalui tautan di bawah ini.

BACA JUGA - Menjembatani Album ‘Searah’, Hujan Esok Hari Rilis Single “Pisah”

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner