“Inklusi” dan Penggambaran Bertahan Hidup Menurut Erya

“Inklusi” dan Penggambaran Bertahan Hidup Menurut Erya

Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Erya

Pergumulan yang terasa berat tapi badai sedikit demi sedikit dapat Erya lewati, karena pemerataan penderitaan  antar personilnya untuk kembali bangkit. Satu hal yang kemudian dituangkan dalam single berjudul "Inklusi"

Menurut Erya dua tahun kebelakang merupakan momen terberat dalam hidup bagi kebanyakan individu dari sudut pandang secara umum dalam resesi dan kegilaan. Pandemi yang hebat meruntuhkan banyak pekerjaan, tidak sedikit keluarga kehilangan mata pencaharian juga anggota keluarga mereka dan warna sebenarnya dari tiap-tiap individu perlahan muncul kepermukaan.

Dilain sisi, disrupsi di berbagai bidang yang dikumandangkan seakan membakar balik para para praktisi pasar dan juga regulator, sampai formula yang dirasa tepat akan muncul seiring dengan percepatan teknologi, beradu-padu dengan penderitaan mereka yang kecil di mata ekonomi dan terbebani oleh dua generasi ataupun lebih.

Selayaknya trajektori ekonomi; kurva terlahir - tumbuh - berkembang - hancur - tenang - perbaikan; berputar abadi sebagaimana perjalanan dan pembelajaran manusia tanpa akhir; progresinya memakan korban. Hanya mereka yang kuat dari sisi berbagai faktor ataupun yang sebelumnya pernah melalui dan berkembang di dalamnya yang bisa bertahan hidup.

Gambaran tersebut merupakan tema yang dituangkan oleh Erya sebagai bagian sisi kelam klasik dari anak manusia yang harus menanggung beban, di mana kekayaan suatu negara hanyalah retorika benang kusut atas segala kepentingan dan penyelamatan diri bagi mereka yang berada di strata lebih di atas, demi alasan kemarahan tidak berkulminasi menjadi kerusuhan.

Single ini dibuat draftnya sejak Juli 2021 dengan judul “Heavy July”, secara bersamaan tepat saat draft single ini dibuat, hidup kedua personil Erya saling bertubrukan dengan segala perkara dalam hidup di kesehariannya. Pergumulan itu terasa begitu berat tapi badai sedikit demi sedikit dapat mereka lewati. “Inklusi”, yang kemudian ditetapkan menjadi judul lagu ini karena pemerataan penderitaan yang dibarengi dengan segala perbedaan antar personilnya untuk kembali bangkit.

Single “Inklusi” feat Anggi Kobo ini baru akan premier release pada tanggal 24 maret pukul 11.00 WIB. Jangan sampai ketinggala coklatfriends!

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Ξ R Y Λ (@eryaofficial)

BACA JUGA - Tidak Puas Dengan Fomat Kaset, Extreme Decay Luncurkan ‘Antiviral’ 7”

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner