Kapuci Ceritakan Fase Ditinggalkan dan Meninggalkan dalam EP ‘r u there?’

Kapuci Ceritakan Fase Ditinggalkan dan Meninggalkan dalam EP ‘r u there?’

Sumber Foto : Diambil dari rilisan pers Kapuci

Nomor pertama dalam Mini EP ini bercerita tentang meninggalkan dan satunya tentang ditinggalkan

Industri musik Indonesia memang selalu berkembang dan beregenerasi, yang terlihat dari berserakannya band/musisi baru, lengkap dengan segala materi anyar yang dibawanya, segar dan penuh warna. Membuktikan apa yang sudah ditulis di awal, Kapuci (Kandela Cikal), seorang musisi muda yang dengan resmi melepaskan mini album, r u there?, pada 17 November 2023 lalu. Perilisan ini sendiri dibantu oleh Fifan Christa alias Atlesta di bawah naungan bendera POPSYOUGOOD.

Dalam wawancaranya, Kapuci memulai karir musiknya di tahun 2021 secara tidak sengaja dan masih dalam fase meraba karakternya sendiri. Lalu pada 2022, dia mendengar kabar burung kalau POPSYOUGOOD sebagai record label juga bisa menerima klien yang ingin merilis karyanya sendiri.

“Sebenernya aku sudah pingin itu, aku ingin punya karya yang bakal digarap barengan sama Fifan Atlesta, secara kan aku seneng banget ya kan. Jadi aku gak tau ini hasil manifestasi atau apa, tapi ya gitu terwujud. Akhirnya aku belajar banyak banget disitu,” Jelas Kapuci.

Nomor pertama dalam Mini EP ini bercerita tentang meninggalkan dan satunya tentang ditinggalkan. Seperti judulnya, “Homesick” ini berisi cerita Kapuci yang saat ini tengah merantau dan jauh dari kampung halamannya. Ditulis sendiri olehnya dengan bantuan dari Fifan Christa yang juga berperan sebagai produser.

“Ada hal yang sering gak pingin aku siasati kalau misal sebenarnya aku suka kangen rumah, aku kangen kumpul sama teman-temanku, aku kangen kamarku, aku kangen Malang. Sama Bali walaupun sama-sama slow living tapi kan masih ada titik asingnya. Jadi waktu recording balik ke Malang itu rasanya lagu ini benar-benar melepas rindu sih,” Ucapnya.

Sedangkan untuk track satunya yang bertajuk “La-gi” punya keunikan sendiri. Selain punya arti ditinggalkan, musik ini dibuka dengan deburan ombak serta atmosfir di tepi pantai.

“Aku pengen mendeskripsikan posisi aku disaat itu, disaat aku cuman punya diriku sendiri, dan lagi-lagi aku ditinggalkan orang yang aku anggap bisa jadi sandaranku. Terus sore waktu itu ke pantai dan aku cuman pengen dengerin ombak itu sih,” cerita Kapuci.

Kedua track di dalam r u there? milik Kapuci, mendapat bantuan dari Fifan Christa (POPSYOUGOOD) sebagai produser yang juga mengerjakan mixing & mastering. Sedangkan untuk artwork dan publicity photo dikerjakan oleh Yudistira.

Mini Album r u there sudah dapat didengarkan di berbagai portal pemutar musik online kesayangan pembaca, atau dapat melalui tautan di bawah ini.

BACA JUGA - Vai Darl’n Ceritakan Memori Indah Blok M dalam EP Perdananya

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner