Kembang Kertas Model Dinamis Perubahan BIO

Kembang Kertas Model Dinamis Perubahan BIO

By: Karel

Disela-sela kesibukannya, Bandung Inikami Orcheska (B.I.O.) rupanya masih  tetap semangat dalam mematangkan konsep materi-materi lagu terbaru menjelang  full length pertama setelah rilisan mini album terdahulu “Get Ska” di tahun 2011 lalu. Selang waktu yang cukup panjang memang, bagi sebuah kelompok musik untuk memproduksi album baru dengan rentang waktu tiga sampai dengan empat tahun, akan tetapi bagi segerombolan personel band ska  B.I.O, waktu yang cukup panjang ini justru mereka manfaatkan untuk lebih mematangkan konsep, sambil  menyerap terang – gelap, manis – pahit  juga spektrum warna berbagai macam pengalaman yang terjadi di lingkungan sekitar mereka.

Waktunya telah tiba bagi para penghuni B.I.O squad, Ndikichi (trombone), Ivan Goib (alto sax), Taufik Vicko (tenor-sopran sax), Apinx (bariton sax), Bruno (trumpet),  Randipuja (drum), Indra Endrow (gitar), Ardyalloy (keyiboard), Ady YP (bass), dan Riksa (Vokal) untuk kembali menunjukan evolusinya dengan varian ska baru yang  diperkuat juga dengan kompleksitas yang lebih besar di dalam perpaduan musik dan lirik bila harus disandingkan dengan karya-karya sebelumnya. Setelah lagu-lagu hits seperti “Get’ska”, “Playboy Junkhead”, “Jarak-jauh”,  lalu  “Cerah” yang menjadi andalan pada 2011 lalu, kali ini di 2015, B.I.O akan kembali melantai, berajojing ria sambil juga memberikan perenungan dengan dikeluarkannya tajuk “Kembang Kertas” sebagai single untuk album pertama mereka.

Pada siaran pers yang kami dapatkan Rabu (18/3) siang, terkait pemilihan tajuk “Kembang Kertas” sebagai single, lebih karena lagu yang satu ini dapat dijadikan sebagai model dinamis dari perubahan-perubahan pada BIO itu sendiri, seperti yang dibeberkan Ndik (Trombone). Sedangkan Endrow (Gitar) mengatakan bahwa tajuk Kembang Kertas dipilih karena lebih eksperimental dengan skala musik ska yang berbeda, ketika musik ska dipadupadankan dengan aspek musik lain yang lebih luas, “Teman-teman yang sering dan akrab mendengarkan BIO, pastinya akan mengetahui apa yang beda dari single Kembang Kertas ini”, ujarnya.

“Kembang Kertas” ini adalah proses pembuatannya yang lahir dari ketidaksengajaan saat  jamming pada agenda latihan rutin Ivan Goib sebagai Alto Saxophonist mulai berimprovisasi dengan senjatanya yang lalu ditanggapi delay-delay gitar Endrow, terseliplah ide disana dari personel yang lain untuk mulai menyelaraskan dan menggubahnya menjadi sebuah komposisi lagu.

Sementara itu dari segi lirik, Iksa masih menjelajah dan bermetafora dengan ciri khasnya mengangkat tema-tema satire dalam hal menulis lagu. Lagu ini bercerita tentang, cemas dan risau dari sepasang pasangan yang samasama melakukan kekeliruan yang berakhir dengan terputusnya sebuah hubungan, lalu tersiratlah itikad baik dari masing-masing, untuk kembali menjalin sebuah hubungan. Apa daya tangan tak sampai, itikad baik tidak tersampaikan karena jarak dan ruang yang terlanjur memisahkan. Cerita itu semua dikemas dan  diumpamakan dalam lirik Kembang Kertas  yang berusaha menyiratkan dan memaknai tentang pentingnya sebuah keputusan yang harus dipikirkan dengan sangat matang, sehingga tidak ada penyesalan di belakang, ujar Riksa menambahkan.

Semakin penasaran untuk segera berkenalan dengan Kekeu a.k.a Kembang Kertas? Tenang saja karena dalam waktu dekat ini, single ‘Kembang Kertas’ akan segera dirilis yang rencananya akan terlebih dahulu di putar di radio-radio.

Mari kita nantikan kesegaran dan kompleksitas vitamin-vitamin baru dari  single terbaru kelompok Orkes - Ska cerah ceria nan bergelora dan selalu mengajak kita untuk berpogo-skankin ria, B.I.O,  si penghantar New wave ska.

Twitter

:

@inikamiska

Facebook

:

Bandung Inikami Orcheska

Youtube

:

Bandung Inikami Orcheska Official

Soundcloud

:

https://soundcloud.com/bandung-inikami-orcheska

Foto: BIO Docs.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner