Kolaborasi Negeri Syam dan Omah Jayeng Hasilkan Tiga Buah Lagu
Berkolaborasi dengan Omah Jayeng di Yogyakarta, Negeri Syam berhasil merekam tiga buah lagu dalam format video dengan konsep live recording. Kolaborasi ini melahirkan konsep kesederhanaan, luhur, nilai relijius dan ketenangan hidup.
Sebuah kolaborasi epic dilakukan antara Negeri Syam bersama Omah Jayeng yang kemudian menghasilkan sesi video live, di mana Negeri Syam menembangkan lagu-lagu yang belum pernah didengar sebelumnya. Ada tiga buah lagu yang dihasilkan di kolaborasi ini, berjudul "Monyet dan Babi", "Tari Merpati", dan "Tetangga".
Seperti sudah diketahui sebelumnya, Omah Jayeng adalah sebuah rumah tempat lahir, masa kecil, tumbuh besar dan mekarnya sutradara kawakan juga seniman besar Garin Nugroho di Yogyakarta. Kini, Omah Jayeng dibuka untuk siapa saja sebagai museum pribadi perjalanan cipta karya Garin Nugroho baik film, seni instalasi, hingga kolom-kolom tulisan buah karya yang pernah tertuang dalam Koran dan juga majalah.
Selain daripada itu, Omah Jayeng sendiri memiliki nilai kearifan lokal sejarah budaya Yogyakarta. Sebuah simbol atau lebih tepat jika dikatakan sebagai rumah Joglo. Atas alasan ini pula lah kemudian memotivasi Negeri Syam untuk membuat kolaborasi bersama dengan Omah Jayeng. Kewajiban kaum muda untuk melestarikan seni budaya milik Nusantara agar tak lekang oleh zaman dan tergerus arus modernisasi.
Pertimbangan pemilihan lokasi sesi live untuk beberapa lagu yang dibawakan oleh Negeri Syam coba dikorelasikan dengan yang ada di Omah Jayeng. Dengan konsep kesederhanaan, luhur, nilai religius, ketenangan hidup, Negeri Syam berhasil melaksanakan kolaborasi ini.
Dilansir dari rilis persnya kepada kami, Negeri Syam menuturkan, “dengan sebuah harapan semoga penyampaian musik yang ada di Negeri Syam dapat dengan mudah sampai ke pendengar seperti konsep atau nilai yang ada pada Omah Jayeng”.
Comments (0)