Kritik Tentang Pecundang Dilantangkan Besok Bubar
Bermodalkan distorsi padat dan tempo musik ala musik stoner doom yang diracik dengan lirik yang sarkasme
Hanya bermodalkan omongan yang tinggi dan gaya yang lenggok, tak sedikit dapat ditemukan di era serba modern seperti sekarang. Beberapa tipikal prinsip orang dengan hal tersebut, juga sering menganggap remeh disatu pihak, yang disisi lain belum tentu orang tersebut dapat melakukan sesuai dengan omongannya, pecundang. Itulah serpihan kata yang lantang dikumandangkan oleh sang vokalis dalam balutan musik yang penuh distorsi, Besok Bubar.
Setelah kembali dari masa liburannya, Besok Bubar hadir dengan materi yang lebih segar untuk para fansnya. Bermodalkan distorsi padat dan tempo musik ala stoner doom yang diracik dengan lirik yang sarkasme, Besok Bubar dalam single terbarunya berjudul “Superior”, akan menjadi senjata yang ampuh untuk membunuh para raja pecundang. Dalam single terbarunya ini, Besok Bubar bercerita banyak mengenai sudut pandang mereka terhadap siklus kehidupan sekitar, yaitu berupa beberapa pihak yang bermuka dua dan memiliki omong kosong namun hasilnya nihil.
Lagu “Superior” ini merupakan salah satu lagu yang tidak terdapat pada album mereka sebelumnya yaitu The Ultimate. Adapun visual yang terdapat pada single ini yaitu berupa proses sesi rekaman Besok Bubar dalam sebuah studio musik, yang secara keseluruhannya dibuat layaknya dokumentasi berupa video. Besok Bubar yang dianggotakan oleh (gitar, vokal), Egie (bass), dan Rega (drum) ini mengusung aliran grunge untuk keseluruhan musik mereka, dan lewat single “Superior” Besok Bubar ingin kembali menyapa para Bubarian. Single ini nantinya akan dirilis secaraa digital oleh Demajors Independent Music Industry.
Comments (0)