Kritikan Charlie Be Nice Tersaji di Video Musik Terbarunya

Kritikan Charlie Be Nice Tersaji di Video Musik Terbarunya

Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Charlie Be Nice

Lagu “Texarkana” merupakan sebuah kritik dari Charlie Be Nice yang disampaikan dalam bentuk karya musik dan divisualisasikan melalui video musik

Terbentuk di Bandung pada Maret tahun 2018 lalu, Charlie Be Nice adalah band yang memilih dream pop sebagai identitas karyanya. Dengan olah suara gitar chorus yang tebal sebagai kekhasan musik yang jadi satu modal kuat bagi mereka. Secara spesifik mereka menuturkan jika Charlie Be Nice sangat terinspirasi oleh budaya pop dengan karakteristik lirik yang muda, jujur dan sederhana sebagai identitasnya.

Segala macam referensi tersebut mereka coba tuangkan dalam karya yang mereka buat. Hal itu kemudian mereka wujudkan melalui debut singlenya yang berjudul “Hazy Day”, pada akhir September 2018 lalu. Melanjutkan torehannya di bidang musik, mereka kembali lewat sebuah single berjudul “Love Potion” sebagai penanda era baru bagi mereka. Selang setengah tahun setelah itu kini mereka muncul ke permukaan dengan single berjudul “Texarkana”, yang mereka rilis pada Jumat, 14 Januari 2022 lalu.

Lebih jauh berkisah tentang lagunya, diakui oleh mereka jika “Texarkana” merupakan sebuah kritik dari Charlie Be Nice yang disampaikan dalam bentuk karya musik dan divisualisasikan melalui video musik. Dilatarbelakangi oleh pemikiran kritis Rifardi selaku band leader akan keserakahan suatu golongan dalam suatu sistem pemerintahan yang dewasa ini dipenuhi dengan kejanggalan, seperti maraknya praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme yang seakan-akan sudah menjadi hal lumrah dan bahkan seolah melupakan adanya eksistensi atau keberadaan Tuhan.

Hal tersebut kemudian digambarkan pula oleh suguhan visual video musiknya yang mengetengahkan cerita tentang keserakahan sebuah kelompok yang digambarkan oleh tindakan semena-mena dari suatu motorcycle club dengan latar wild west, demi menempuh titik kemakmuran yang diperankan oleh seluruh personil Charlie Be Nice, beserta Joviola Yvanca dan Aswin Fadhlan. Dari segi plot awal hingga akhir, terlihat meningkatnya kemakmuran anggota motorcycle club ini oleh karena heist yang mereka lakukan pada suatu rumah yang sudah menjadi incaran. Hal tersebut dirasa menggambarkan pesan yang ingin disampaikan dari lagu ”Texarkana” yang tiada lain ialah mengkritik hasrat manusia selalu ingin mendapatkan lebih yang tidak akan mungkin dapat dipuaskan selain oleh rasa syukur dari masing-masing individu.

Dari segi komposisi musik, “Texarkana” ini memiliki riff gitar yang meskipun terkesan repetitif, namun tetap ear catchy juga bagan lagu yang cukup kompleks, di mana pada awal lagu sangat bernuansa garage rock, namun pada chorus terdapat sentuhan psychedelic, serta pada akhir lagu disuguhkan Tutti yang sangat bernuansa jazz. Kompleksitas tersebut tidak menutupi lirik yang sangat puitis dan cukup menyentil dari Rifardi sebagai pesan inti dari “Texarkana”. Simak lagunya melalui tautan di bawah ini.

BACA JUGA - Antisipasi Day For Uncle Sam di single “I’m Alright (I Guess)”

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner