Lanjutkan Perjalanan dari Album Pertama, Monoohero Orbitkan Single "Mati Suri"
Sumber Foto : Diambil dari rilisan pers Monohero
Trio audiovisual asal Malang, Monohero, kembali menggeliat dengan merilis single terbaru bertajuk “Mati Suri”. Lagu ini menandai dimulainya era baru setelah keheningan pasca-album debut mereka, Awake, yang dirilis pada 2020 lalu.
Lewat “Mati Suri”, Monohero mengajak pendengarnya untuk merenungi perjalanan spiritual dan pencarian jati diri dalam dunia yang sedang mengalami berbagai siklus perubahan. “Ini adalah representasi dari kisah, doa, pernyataan, dan pilihan. Sebuah renungan bagi siapa saja yang tengah berproses, agar lebih siaga dan mawas diri,” ungkap sang vokalis dan penulis lirik, Arie “Omen”.
Secara musikal, single ini tetap membawa karakter khas Monohero yang memadukan elemen elektronik dengan pendekatan naratif yang kuat. Seperti biasa, proses kreatif diawali dari Wafy yang menyusun komposisi musik, Omen yang mengolahnya menjadi vokalisasi dan lirik, dan Beb yang menerjemahkannya ke dalam bentuk visual.
Yang menarik, Omen menyebut musik garapan Wafy kali ini terdengar cukup segar di telinganya. Tantangan justru terletak pada bagaimana merespons musik tersebut secara vokal dan lirik. “Akhirnya aku coba mengombinasikan lirik dan nada Jawa dengan bahasa Indonesia yang sederhana,” ujarnya.
Seluruh proses produksi dilakukan secara mandiri di Monohero Studio milik Wafy, yang juga bertanggung jawab atas mixing dan mastering.
Monohero sendiri bukan nama baru dalam skena musik eksperimental tanah air. Mereka telah merilis satu album penuh, dua EP, dan sejumlah single yang kerap dibarengi dengan visual kuat khas mereka. “Mati Suri” rencananya akan menjadi bagian dari album kedua yang kini masih dalam proses pengerjaan.
Single ini sudah bisa dinikmati di berbagai platform digital, sementara video liriknya telah tayang di kanal YouTube resmi Monohero.
Dengan “Mati Suri”, Monohero seolah bangkit dari tidur panjangnya—menyapa kembali semesta musik dengan suara yang tak hanya terdengar, tapi juga menggugah jiwa.
Comments (0)