Mantapkan Pesan dalam Album Kedua, Arash Buana Rilis Single

Mantapkan Pesan dalam Album Kedua, Arash Buana Rilis Single "Take Me Home"

Sumber Foto : Diambil dari rilisan pers Arash Buana

Setelah lebih dari satu dekade berkarya di industri musik, penyanyi, penulis lagu, sekaligus produser muda Arash Buana kembali mempertegas eksistensinya di skena musik tanah air. Menyusul dua rilisan terdahulunya, “I Really Do Love Her” dan “Friends”, kini Arash meluncurkan single ketiga bertajuk “Take Me Home” sebagai bagian dari pemanasan menuju album penuh keduanya yang dijadwalkan rilis pada Agustus 2024.

“Take Me Home” adalah lagu yang menyuarakan kegelisahan seseorang yang terjebak dalam patah hati, kehilangan arah, dan belum bisa melepaskan cinta lama. Lirik seperti “If you belong to someone else. Then I’ll be gone. You’re where I belong. My great lost love. I’m holding on” menggambarkan dengan gamblang perasaan tidak siap melepaskan dan kerinduan akan sosok yang sudah tidak lagi bersama.

Lagu ini ternyata sudah diciptakan sejak awal tahun 2023, lahir dari momen saat Arash sedang gemar mendengarkan lagu-lagu lama. Inspirasi itu menuntunnya untuk menulis lagu patah hati yang sederhana namun dibalut dengan dramatisasi cerita yang emosional. “Kayaknya gue pengin bikin yang gini juga deh. Gue nyari topik yang sederhana, which is like a heartbreak song. Cuma gue dramatisasi jalan ceritanya,” ujar Arash.

Menariknya, untuk memperkaya warna musikalitas lagunya, Arash menggaet Rendy Pandugo sebagai produser. Kolaborasi ini menjadi kejutan tersendiri bagi Arash karena hasil produksi Rendy ternyata membawa napas baru dalam karya terbarunya. “Gue enggak menyangka bahwa Rendy akan memproduksi lagu gue seperti ini... Dia bisa memvisualisasikan apa yang gue ingin ciptakan,” ungkapnya dengan antusias.

Walau secara sonik “Take Me Home” terdengar berbeda dari dua single sebelumnya, Arash menekankan bahwa ketika seluruh lagu dalam album kedua nanti diputar berurutan, akan terasa sebagai satu kesatuan cerita yang utuh dan menyatu.

Penggunaan kata “home” dalam judul lagunya pun tak lepas dari makna personal bagi Arash. Rumah, baginya, adalah ruang paling aman untuk mengeksplorasi emosi terdalam dan menulis musik dengan jujur. “Kadang ada beberapa tempat yang gue enggak mau vulnerable di situ... Jadi paling jelas sih rumah gue,” ujarnya menutup.

Dengan “Take Me Home”, Arash Buana tidak hanya menawarkan sebuah lagu patah hati, tetapi juga mengajak para pendengarnya untuk merenung dan kembali ke ‘rumah’—tempat nyaman di mana segala luka bisa dipeluk dengan tenang.

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner