“Mayhem” dan Tentang Krisis Kepercayaan Ray Viera Laxmana
Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Ray Viera Laxmana
Berbicara proses kreatif dan mengolah ide, Ray mengaku “Mayhem” adalah pemantik dirinya membuat karya lagi setelah satu tahun lamanya menepi
Setelah sebelumnya merilis debut mini album yang berisi lima buah lagu, menutup tahun 2020 lalu, penulis sekaligus musisi asal Bandung, Ray Viera Laxmana memperkenalkan debut video musiknya (MV) dari lagu bertajuk “The Noir Scene And The White Sheep Before I Sleep”. Lagu ini terdapat di dalam debut mini album Ray dengan title yang sama, yang melibatkan Benua Biru Records, sebagai label yang menaunginya.
Selang hampir dua tahun sejak itu, Ray kembali dengan catatan karya barunya. Kali ini dia datang lewat sebuah lagu berjudul “Mayhem”. Lagu yang didaulat menjadi single barunya ini diakui olehnya mengetengahkan cerita tentang krisis kepercayaan kepada seseorang yang punya kuasa di suatu hierarki sosial. Lagu ini diramu dengan hook-hook yang menghentak senada dengan kritik yang dilontarkan oleh Ray sepenuhnya.
Berbicara proses kreatif dan mengolah ide, Ray mengaku “Mayhem” adalah pemantik dirinya membuat karya lagi setelah satu tahun lamanya menepi. Selain itu, lagu “Mayhem” juga dapat dibilang sebagai jembatan kukuh bagi dirinya guna mempersiapkan materi-materi lain yang juga telah ditabung untuk dibungkus lagi menjadi sebuah EP.
Penggarapan tembang “Mayhem” dari seorang Ray Viera Laxmana ini pun mendapat pelbagai bantuan dari kawan-kawan musikalnya, selain ia menyanyi dan bermain gitar. Sebut saja Jauza Muhamad yang bermain bass, Indinagoro Satriajati pada melodi gitar dan penggebuk drum Satrio Adi Nugroho. Pengerjaan hampir semua instrumen dilakukan di kediaman Jauza, sedangkan pengambilan instrumen drum dilakukan di Lakipadada Studio. Andris, operator dari Lakipadada sendiri dipercaya meramu lagu dalam hal mixing dan mastering.
Dalam hal estetika ilustrasi, lagu “Mayhem’ memberi kepercayaan kepada Injuriespaper (Aditya Pratama Putra) sebagai penggurat artwork. Sedagkan untuk video liriknya sendiri dikerjakan oleh Fitriza Dwiasti Pertiwi dan video klip digarap langsung oleh Muda Creative. Penasaran seperti apa video klipnya? Simak melalui tautan di bawah ini.
Comments (0)