Menuju Dunia Digital Society 5.0, Streetwalker Hadirkan “Airplane Mode”

Menuju Dunia Digital Society 5.0, Streetwalker Hadirkan “Airplane Mode”

Sumber foto : Diambil dari rilisan pers Streetwalker

Lagu “Airplane Mode” akan menjadi lagu berdansa yang cocok untuk didengarkan bersama pasangan, dengan campuran tangga nada sunda yang yang akan membuat bergoyang

Setelah debut album Control Ur Mind (2015) yang berhasil mengantarkan Streetwalker ke Festival Envol Et Macadam di Quebec City, Kanada, kini Streetwalker hadir kembali dengan merilis single terbarunya yang berjudul “Airplane Mode”. Single ini kemudian berbanding lurus dengan sebuah pertanyaan tentang “apa ketakukan terbesar kalian?”. Sebuah pertanyaan yang kemudian membawa kita pada sebuah kenyataan tentang dunia dalam genggaman digital, ketika interaksi manusia semakin berkurang, dan berujung kepada kenyataan kesepian yang sudah tidak bisa dihindari lagi. 

Dengan membawa perspectif tersebut Streetwalker kemudian menuangkan dalam lagu berjudul “Airplane Mode” ini, di mana garis besar lagu ini bercerita tentang betapa menyenangkan-nya ketika kita bisa hidup seimbang diantara dua kehidupan yang mungkin akan semakin terus membias pada masa depan. Selain itu, single “Airplane Mode” juga menjadi karya lanjutan dari topik kesatuan konsep album kedua mereka yang berjudul P.U.L.S.E, menyusul tiga karya sebelumnya, yaitu “The Sun”, “Moral Compass” dan “Wide Eyes Device”. Kabarnya, album kedua mereka nantinya akan bercerita tentang fase kehidupan manusia dan interaksinya dengan dunia saat  ini dan mungkin masa mendatang; Dunia Digital "Society 5.0". 

Secara musik, lagu “Airplane Mode” akan menjadi lagu berdansa yang cocok untuk didengarkan bersama pasangan, dengan campuran tangga nada sunda yang yang akan membuat bergoyang, irama drum dan bas yang akan menusuk jantung hingga ke tulang belakang, dan notasi ringan untuk dinyanyikan bersama-sama dimana saja. Lalu, pertunjukan ditutup dengan erangan panjang dari melodi gitar, mencapai klimaks dan menutup dengan maksimal.

“Airplane Mode” direkam di Studio Masak Suara dibantu langsung oleh produser Yosaviano yang diprakarsai Edo Rusri. Untuk proses mixing & mastering dikerjakan bersama-sama dengan komando Faiz Marie. Musik dan aransemen direkam sendiri oleh Hafidz Tamjidi (vokal dan gitar), Agung Reza (gitar), Andika Rahimy (drum), dan Faiz Marie (bas). Seperti apa lagunya? Simak melalui tautan di bawah ini.

BACA JUGA - Hampir Setengah Dekade Berdiri, Howling Rune Kembali Merilis Single Baru

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner