Merilis Dua Single, Jove Satara Janjikan Kejutan Lewat Proyek Barunya
Tepat di Hari Kenaikan Isa Almasih, Jove Satara melepas dua single sekaligus. Lagu yang ia rilis adalah "Ascension" dan "Lightyear". Kedua lagu ini secara sonik dan konseptual saling melengkapi karena menggambarkan spektrum kehancuran dan kelahiran kembali.
Menyusul single pembuka tahun: "20 / 20" bersama dengan video musiknya, artis electro pop independen yang berbasis di Jakarta, Jove Satara kembali dengan merilis single lainnya. Serupa dengan tahun 2019, ia melepas dua lagu sekaligus. Dua single yang ia rilis berjudul “Ascension" dan "Lightyear”, yang mana keduanya dikemas dalam satu video musik.


Sama seperti dengan judulnya, video musik sudah tayang perdana pada Hari Kenaikan Isa Almasih yang jatuh pada tanggal 13 Mei 2021 dan akan tersedia di semua platform musik. Terinspirasi dari pandemi global saat ini yang secara tidak sengaja mendorong Jove Satara ke dalam jiwanya sendiri, ia tiba di lanskap nostalgia masa lalunya mencoba memahami masa kini melalui ingatan masa lalunya. Ditulis dalam perspektif protagonis, Jove Satara menjelajahi ruang nostalgia yang mengingatkannya pada masa kecilnya. Sebagai anak muda yang beruntung dan tinggal di negara berkembang, dia memiliki hak istimewa dari ledakan teknologi serta realitas keretakan sosial ekonomi yang berulang di akhir tahun '90-an.
Lagu "Ascension" diiringi oleh single kedua, "Lightyear". Sesuai dengan janji kepada penggemarnya, bahwa apapun kesulitan dalam perjalanan artistiknya, ia tidak akan pernah meninggalkan karakternya, karena itu adalah keyakinannya dalam hidup. Sebagai kelanjutan dari "Ascension", kedua lagu ini secara sonik dan konseptual saling melengkapi karena menggambarkan spektrum kehancuran dan kelahiran kembali jiwa artis dan pandangan dunia saat ini.
Proyek kejutan berikutnya yang belum dirilis akan terwujud dan merefleksikan nostalgia tersebut. Diisi dengan campuran synth pop retro dan modern yang dipengaruhi oleh The Weeknd, SZA, Frank Ocean dan Billie Eilish, Jove Satara mencoba untuk menggabungkan antara virtual dan kenyataan untuk memahami jiwa tantangannya.
Comments (0)