Monday Manda Menyulut Emosi Baru Lewat Single “Hangus”
Band asal Jakarta, Monday Manda, kembali menyuarakan keresahan dalam karya terbarunya bertajuk “Hangus”. Setelah merilis dua single bertema cinta, kali ini mereka menghadirkan lagu yang lebih reflektif dan menyentuh sisi kemanusiaan.
Digawangi oleh Nuel (vokal), Joy (gitar), Martin (bass), dan Bowo (drum), Monday Manda mengangkat inspirasi dari kehidupan jalanan, khususnya momen yang dialami langsung oleh Nuel. Lagu ini tercipta setelah ia melihat seorang anak jalanan bernyanyi dengan penuh keceriaan sepulang kerja.
Namun alih-alih menjadi lagu kritik sosial, “Hangus” justru mencoba menangkap aneka rasa dalam diri manusia, terutama bagaimana seseorang bisa tetap bahagia dalam keterbatasan.
“Fokus yang gue potret waktu itu adalah perasaan bahagia si anak itu di tengah keadaan yang relatif kurang baik untuk anak seusianya,” jelas Nuel. “Ini tentang anomali—respon positif terhadap situasi buruk. Lagi-lagi ini tentang manusia dan perasaan cinta.”
Secara musikal, “Hangus” dimulai dengan lembut—hanya vokal dan petikan gitar. Pilihan ini bukan tanpa alasan. Menurut Joy, aransemen awal ini ingin menggambarkan suasana anak jalanan yang bernyanyi sambil memetik gitar, baik untuk menghibur diri maupun orang lain.
Melodi kemudian dibangun perlahan. Pattern bass dan drum masuk bersamaan, membawa warna yang menghidupkan dinamika lagu.
“Kenapa sound gitarnya dikuatin? Itu sebagai usaha menggambarkan kesan ‘semua tidak seburuk kelihatannya’,” ujar Martin.
Lagu ini mencapai klimaks emosional di bagian akhir. Gitar Joy yang tadinya bersih di awal, berubah menjadi penuh distorsi—seolah mewakili perjuangan batin para seniman jalanan yang harus tetap tersenyum di tengah panasnya kehidupan.
“Gue ngebangun ‘Hangus’ itu clean di awal, dikasih overdrive di akhir untuk mentranslate mood si seniman jalanan yang harus tetap nyanyi tersenyum di bawah teriknya matahari,” tambah Joy.
“Hangus” menjadi single terakhir sebelum Monday Manda meluncurkan mini album perdana mereka pada Oktober mendatang. Meski belum membocorkan judul album, rilisan ini dipastikan akan menjadi langkah penting dalam eksplorasi musikal dan cerita-cerita manusiawi yang jadi benang merah karya mereka.
Comments (0)