Mulai Debut di Belantika Musik, Meraung Rilis EP ‘Merah di Tiga’

Mulai Debut di Belantika Musik, Meraung Rilis EP ‘Merah di Tiga’

Sumber foto : Diambil dari siaran pers Meraung

EP Merah di Tiga adalah karya yang telah dikemas begitu manis, diibaratkan sebagai buku diary berisikan penuh gejolak hati, inspirasi, dan ekspresi dari Meraung

Lagi dan lagi, Bogor menjadi salah satu Kota yang cukup masif menghiasi belantika musik tanah air beberapa tahun kebelakang ini melalui sederet karya musik terkini, baik dari mereka musisi/band pendatang baru ataupun para pendahulunya sekalipun. Satu diantaranya ialah, Meraung, band yang mengusung musik noise pop besutan Tromagnon Records ini, turut menambah warna di khazanah musik independen melalui debut EP mereka yang bertajuk Merah di Tiga.

Berangkat dari keinginan bermusik di luar kebiasaan mereka dengan genre sebelumnya, pertemuan Dindin dan Tata yang berlangsung sejak tahun lalu, kemudian Nadya pada Vocal, Ajie pada Bass, serta Iman pada Drum melengkapi formasi utuh Meraung, dan memulai debut melalui karya perdana EP Merah di Tiga ini, yang dirilis pada 12 Januari 2024 kemarin dalam format digital.

Meskipun masing-masing member aktif bersama band lainnya, Tata bersama The Jansen serta Dindin, Iman, dan Ajie di ACTINIUM. Proyek musik EP Merah di Tiga dari Meraung ini, menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi Dindin dan Tata, serta member lainnya untuk keluar dari zona nyaman mereka sebagai musisi aktif dan insan kreatif.

Debut EP Merah Di Tiga ini berisikan 4 Track yang terdiri dari, “Merah Di Tiga”, “Cerita Menggemaskan”, “Jelang Pulang”, dan “Segeralah Selesai”, yang merangkum berbagai pemikiran masing-masing personil. EP Merah di Tiga adalah karya yang telah dikemas begitu manis, diibaratkan sebagai buku diary berisikan penuh gejolak hati, inspirasi, dan ekspresi dari Meraung.

Track pertama ”Merah Di Tiga” menceritakan kisah seorang pelukis yang ingin menyelesaikan lukisan nya pada hari ke tiga. Pada salah satu track yang berjudul “Cerita Menggemaskan” adalah sebuah harapan dari Iman yang diterjemahkan secara musikal dan dikemas dengan apik oleh Meraung.

Kemudian ”Jelang Pulang” bercerita dimana seseorang yang selalu menatap ke arah jam dinding untuk menunggu saat-saat sore hari tiba setelah hampir satu hari penuh berkutat dengan pekerjaannya. Lalu pada track yang berjudul “Segeralah Usai”, Meraung menggandeng Adji Pamungkas sebagai penulis lirik, dengan lirik yang terlihat sederhana namun syarat akan sebuah makna yang amat mendalam. 

Proses produksi dan kreatif EP Merah Di Tiga dikerjakan di Dune Audio, sedangkan untuk Drum direkam di Fakehero Studio. Hal tersebut dikarenakan Tata ingin pada bagian drum diberikan nuasana yang natural dan terdapat soul di dalamnya. Karena hal yang organik merupakan sebuah kunci yang turut dilibatkan sebagai sebuah bagian ide untuk menghasilkan karya yang otentik.

Sementara itu, untuk proses mixing dan mastering EP Merah di Tiga sepenuhnya dikerjakan oleh Dindin, dengan mengandalkan referensi musik yang selalu dia dengar dan mencoba bereksperimen dengan memadukan elemen-elemen antara fuzz, distorsi, dan shimmer, sehingga terbentuklah sound dari Meraung ini.

BACA JUGA - Pourriture Mengusung Tema Buruh di Video Musik Terbarunya

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner