"Musafir Anthem": Persembahan untuk Setiap Kebersamaan dalam Perbedaan

Foto dan artwork didapatkan dari siaran pers. Kredit tidak disertakan.

Pada dasarnya, mereka semua adalah musafir. Datang dari "dunia"-nya masing-masing, lalu tanpa sengaja membentuk sebuah kolektif yang tumbuh dan berkembang secara organik, tanpa paksaan. Mereka adalah Syarikat Idola Remaja, kelompok musik yang dimulai sejak September 2017, terdiri dari Dimas Dinar Wijaksana (Mr. Sonjaya, Bendi Harmoni, Bilal Al-Wahid), Dwi Kartika Yudhaswara (Nada Fiksi, Nil Saujana), Arum Tresnaningtyas (Tetangga Pak Gesang), Sendy Novia, Fariz Alwan (Parahyena), Yaya Risbaya (Mr. Sonjaya), Ferry Nurhayat (kibordis Tulus), Zulki (Rice Cereal & Almond Choco) dan solois Jon Kastella.

Mereka mengibaratkan diri masing-masing sebagai musafir yang menemukan rumah dalam penciptaan karya bersama secara kelompok. Kata "musafir" juga bisa diartikan secara harfiah, karena mereka adalah anak rantau yang berasal dari berbagai daerah dan dipertemukan di Kota Bandung. Berangkat dari sana lah Syarikat Idola Remaja terinspirasi untuk menciptakan lagu berjudul "Musafir Anthem". Untuk mereka, lagu ini melambangkan perayaan hidup dalam kebhinekaan yang memperkuat rasa persaudaraan, merayakan kembalinya individu jadi manusia yang tak bisa berdiri sendiri.

"Musafir Anthem" sudah beberapa kali mereka bawakan di panggung-panggung yang disinggahi. Mereka rasa, sambutan yang mereka dapat cukup baik berkat lirik yang catchy dan anthemic. Syarikat Idola Remaja mengkombinasikan unsur-unsur musik yang menarik, dari mulai nada yang kental dengan nuansa musik zaman dulu, hingga balutan irama Nusantara.

Syarikat Idola Remaja merilis "Musafir Anthem" pada 20 Maret 2020. Liriknya ditulis oleh Dimas Wijaksana kemudian direkam di MarkaSIR, Bandung. Proses mixing dikerjakan oleh Ferry Nurhayat, sementara mastering oleh Ari Renaldi. Kini, lagu tersebut sudah bisa dinikmati di berbagai kanal musik digital.

Ke depannya, Syarikat Idola Remaja berencana untuk melaksanakan tur ke beberapa komunitas musik di Indonesia. Selain itu, mereka juga tengah disibukkan dengan proses perampungan untuk album penuh.

BACA JUGA - Ikut Sikapi Isu Lingkungan, Oscar Lolang Ambil Bagian dalam 'Senandung Energi Bumi'

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner