Oldschool Meet Newschool

Oldschool Meet Newschool

Volvaslave adalah band underground asal Depok, Jawa Barat. Bermula dari anak-anak SMA yang suka bermusik dan ngeband dengan meng-cover lagu-lagu band rock/metal era 80-90an seperti Nirvana, Metallica, Black Sabbath, Mr. Big, SOAD, Slipknot, dll. Namun keinginan personil untuk mulai lebih serius dengan band baru muncul beberapa tahun berikutnya, tepatnya Februari 2013 lalu.

Dengan mencoba mengkombinasikan gaya musik underground klasik dengan musik underground modern, terbentuklah band Volvaslave dengan konsep “A Modern Classic Underground Music” dan personilnya (yang sekarang):

Sama seperti band-band baru kebanyakan, Volvaslave juga sempat mengalami beberapa kali pergantian nama dan personilnya, bahkan “genre”, seiring berkembangnya wawasan dan pendewasaan tiap personil dalam bermusik. Dengan formasinya yang sekarang Andre (Vokal), Abeng (Gitar 1), Ditto (Gitar 2), Adit (Bas), dan Sena (Drum).

Volvaslave merupakan gabungan dari 2 kata yaitu Volva dan Slave. Volva diambil dari mitologi Nordik yang dalam istilah Nordik lama, artinya “The Wand Carrier” atau Sang Pembawa Tongkat Sihir, kadang juga diartikan sebagai penyihir/peramal yang dijunjung tinggi dan dipercaya memiliki kekuatan yang bahkan membuat Odin menanyakan tentang masa depan para dewa kepadanya. Sedangkan Slave berarti budak/hamba.

Secara garis besar Volvaslave adalah hamba Volva, Volva yang disini berarti adalah musik, musik yang memiliki keajaiban sehingga semua kalangan tidak mungkin tidak menyukai atau hidup tanpa musik sekalipun. Mereka memposisikan dirinya sebagai hamba dengan arti, dalam band ini biar musik mereka yang sepenuhnya mengontrol mereka sendiri, bukan industri, bahkan fans sekalipun. Mendekati istilah “Music Machine” dalam konsep band Slipknot.

Sampai sekarang, mereka masih belum tahu persisnya genre apa yang pas untuk menggambarkan band Volvaslave sendiri, namun mereka bermain post-hardcore, hardcore punk, heavy metal, post-rock.

Referensi yang mempengaruhi Volvaslave adalah band klasik-pertengahan seperti Nirvana, Black Sabbath, Metallica dan band modern seperti Letlive, Bring Me The Horizon, Every Time I Die, lalu mereka kreasikan dengan gaya mereka masing-masing. Intinya, Volvaslave tetap pada jalur rock/metal namun tidak ada batasan dari pengaruh genre lain.

Lirik lagu Volvaslave disesuaikan dengan konsep album yang sedang dikerjakan. Untuk sekarang, mereka sedang dalam proses EP Album pertama, “Veni Vidi Vici” yang bertemakan perjalanan kaisar terkenal Roma, Julius Gaius Caesar. Jadi lirik lagu-lagu yang ada didalamnya tentang kisah hidupnya Caesar itu sendiri. Dan yang paling sering menulis lirik dan membuat konsep-konsep dalam band sejauh ini adalah Andre (Vokal).

Pada tahun ini, rencana terdekat Volvaslave adalah membuat Showcase di Depok dengan band yang lainnya, dan memperbanyak manggung sebelum rilis EP Album 2015 awal nanti. Lalu pada akhir bulan Mei 2014 ini, mereka akan merilis single kedua yang pada sebelumnya mereka sudah merilis single pertama yang berjudul Collapse.

https://twitter.com/Volvaslave

https://soundcloud.com/volvaslave

https://www.facebook.com/pages/Volvaslave/248193618657639

Teks dan Wawancara : Gilangsetiar

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner