Olegun Gobs Turut Menularkan Spirit Era '50an lewat 'Gobs Collection'

Olegun Gobs Turut Menularkan Spirit Era '50an lewat 'Gobs Collection'

Artwork didapatkan dari siaran pers yang dikirimkan oleh Olegun Gobs.

Berdiri sejak tahun 2012, akhirnya Olegun Gobs merilis album perdananya bertajuk Gobs Collection. Album ini dibuat atas dasar semangat untuk bisa mengajak semua orang berdansa bersama, seperti kultur yang mulai diperkenalkan di era '50an.

Kilas balik sejenak ke tahun 2012, ketika sekelompok pemuda berkumpul di sekitaran Jatinangor, Jawa Barat. Pemuda-pemuda ini memiliki semangat yang sama, yaitu turut membawa dan menyebarkan kultur yang tumbuh sejak tahun '50an di Jamaika: berdansa ramai-ramai dengan siapapun, seiring dengan hadirnya musik ska yang berlandaskan pada musik mento dan kalipso dari Karibia. Dua elemen tersebut melebur dan terus berkembang hingga ke seluruh dunia, menularkan semangat untuk berdansa dan berbahagia bersama.

Semangat inilah yang membius pemuda-pemuda tersebut, sehingga membentuk sebuah band yang dinamai Olegun Gobs. Tujuan yang sejak awal mereka bangun digarap dalam format musik yang memang menarik untuk berdansa, dengan lirik-lirik yang menyampaikan kebahagiaan dan bisa dinikmati oleh semua kalangan. Mereka menyatakan bahwa musik yang mereka usung adalah "skabies", diambil dari istilah scabies dengan analogi bahwa musik mereka bisa membuat gatal dan membuat orang-orang tak tahan untuk ikut berdansa.

Perjalanan bermusik Olegun Gobs akhirnya membuahkan hasil berupa album perdana yang dirilis pada 20 Desember 2018 dalam format cakram padat. Album ini diberi judul Gobs Collection, dirilis secara mandiri oleh Gobs Label. Olegun Gobs terinspirasi dari satu film barbershop yang dibintangi oleh Ice Cube dalam merilis album ini. Dijelaskan dalam film tersebut, barbershop bukan hanya tempat untuk memangkas rambut, tapi juga untuk tempat sebuah komunitas atau kumpulan masyarakat yang bisa berbicara atau bercengkrama soal apapun. Selain terinspirasi dari film tersebut, mereka juga mengangkat aktivitas ketika kita datang ke sebuah barbershop, di mana kita diharuskan memilih satu jenis potongan dari berbagai pilihan. Dari situ lah, Olegun Gobs menawarkan materi-materi dengan beragam corak. 

Keberagaman tersebut diwakili lewat variasi unsur musik yang mereka mainkan, di mana mereka menyertakan unsur rocksteady, jazz, funk, dance, punk hingga progresif. Hal tersebut juga terwakili lewat departemen lirik, di mana mereka juga meramu tema yang sangat beragam, dari mulai air seni, kritik menyoal kebijakan kredit hingga kemacetan Bandung. Mereka juga menyertakan satu track cover dari band asal Perancis, Drunksoul berjudul "Human Race". Album ini direkam di Red Studio, Bandung, sementara artwork dikerjakan oleh Ali Dwi Julianto.

BACA JUGA - Mari Bersukaria di Ulang Tahun Patrolice, Sabtu Ini!

View Comments (0)

Comments (0)

You must be logged in to comment.
Load More

spinner