Fithor Faris Suarakan Korban Body Shaming Lewat Lagu
Fithor Faris merasa terhubung dengan isu perihal body shaming, hingga kemudian dia menerjemahkannya dalam sebuah lagu, yang didaulat menjadi single terbarunya berjudul “Menuduh Yang Bukan”.
Fithor Faris merasa terhubung dengan isu perihal body shaming, hingga kemudian dia menerjemahkannya dalam sebuah lagu, yang didaulat menjadi single terbarunya berjudul “Menuduh Yang Bukan”.
Ludicia hadir dengan amunisi panas bertajuk "Chapter I : I AM". Ini adalah karya pembuka menuju album yang sedang digarap. Ludicia menjanjikan sajian yang lain dari biasanya, yaitu mereka berkolaborasi dengan tujuh drummer dalam satu album.
Krisis pandemi jadi tema untuk "Apokaliptika" dari Down For Life. Di sini, mereka memberi pesan positif, mengajak kita untuk meredam ego demi keselamatan bersama. Tidak ada pesan kemarahan, frustasi pada situasi politik atau kritik sensitif pada dogma teologis.
Unit punk rock asal Bekasi, The Rang-Rangs merilis single ke-empat mereka berjudul "Kau Culas". Lirik lagunya ditulis oleh Jimi Multhazam yang merangkap sebagai produser. Mereka menyajikan lagu ini dengan tempo cepat, penuh distorsi dan ugal-ugalan.
Setelah merilis 'Jurnal Amarah' sebagai album perdana di 2017, TIKAM hadir kembali membawa kebisingan baru berjudul "Delusif". Dirilis dalam format video lirik, lagu ini siap menghunus telinga pendengar lewat musik yang agresif dan bahasa yang vulgar.
Seperti kebanyakan lagu psychedelia lainnya, lagu “Altered State” dari Seagrass and The Waves merupakan gambaran perjalanan alam sadar ke tempat yang jauh lebih tinggi, dibawah pengaruh substansi halusinogen.
Reza dan Rendha mampu ‘mengemban’ tugas yang diberikan oleh Laleilmanino, hingga lagu “Sampai Kapan” bisa disajikan dengan mood riang nan ceria, senada dengan persona Reza dan Rendha yang selama ini kita kenal.
Karena dirasa musik menjadi sarana mereka untuk tetap waras, akhirnya Satu Per Empat kembali muncul ke permukaan dengan merilis “Hiatus”, yang didaulat sebagai single kelima mereka untuk album Pasca Falasi.
Setelah "Pirates and Heroes", kolektif rock asal Yogyakarta, Praduga Tak Bersalah lepas single berjudul "Invective". Ini merupakan lagu yang mereka dedikasikan pada orang-orang yang sering mendapat ujian hidup agar tidak terpuruk dan selalu bangkit.
Belum lama pasca rilis album perdana bertajuk 'Sweet Affection On Your Eyes', Fight For Another Hero lanjut merilis video klip dari salah satu lagu dalam album. Mereka menunjuk lagu "Memerah Melemahkan" untuk disiarkan secara visual.
Terinspirasi dari perjalanan mereka bermusik selama 15 tahun, kolektif metal asal Jakarta, Trendkill Cowboys Rebellion merilis single berjudul "Moralisch". Lagu ini adalah tentang bagaimana mereka tumbuh dan belajar di tengah komunitas musik ekstrem.
Single berjudul ‘’Adegan Ranjang 1981 ❤ 1982’’, menurut ‘band leader’ Sajama Cut, Marcel Thee merupakan “lagu cinta versi Sajama Cut” yang ia tulis mengenai istrinya.