Rilis Dua Single Sekaligus, Murphy Radio Angkat Tema Down Syndrome di Video Klipnya
Dirilis bertepatan dengan Hari Down Syndrome Sedunia, Murphy Radio mengaplikasikannya melalui video klip dari dua singlenya, “Autumn” dan “Sandy”.
Dirilis bertepatan dengan Hari Down Syndrome Sedunia, Murphy Radio mengaplikasikannya melalui video klip dari dua singlenya, “Autumn” dan “Sandy”.
D'Ark Legal Society berpendapat bahwa para warganet yang aktif di media sosial sering memberi komentar yang menimbulkan perdebatan, drama hingga kontroversi. Mereka mengkritisi perilaku tersebut lewat musik alternative-metal di lagu "Spektator".
"...Saya tidak ingin merubah dunia karena saya tidak mampu, tapi saya ingin melakukan suatu hal yang baik yaitu mencintai keluarga saya. Jadinya kami memang ingin mem-promote peace dari entiti terkecil kami yaitu keluarga kami ini." - Bonita
Dengan dirilisnya "Strange Feelin”, Db Mandala berharap agar lagu yang ia buat ini dapat membantu para pendengar untuk lebih tenang dan mewajarkan perasaan asing atau aneh tersebut, menikmati dan memaknai hidup setiap jengkalnya.
Single “Thankful” yang merupakan lagu mellow dengan bait menarik dari awal ini merupakan cara RL KLAV mengingat orang-orang dalam kehidupan mereka.
Bertahan dari bermacam dinamika, grup musik berusia 15 tahun yaitu Drive terus membuktikan konsistensinya dalam berkarya. Mereka merilis single berjudul "Djiwa Moeda"; materi yang sangat istimewa karena Drive mengajak serta musisi lintas genre, Pusakata.
Tidak hanya berisikan muatan pesan yang patut disimak, lagu yang dibuat oleh sang ayah, Ikang Fawzi ini juga melibatkan nama Meda Kawu dan Vira Talisa sebagai kolaborator Chiki di lagu berjudul ''Panggilan Jiwa'' ini.
Melalu lagu “Kelasi” ini, Awak Kapal ingin mengajak para pendengar memaknai sendiri arti lirik demi lirik dalam lagu. Catatannya: secara garis besar menceritakan hubungan yang penuh kompleksitas antara sesama manusia sebagai makhluk atau individu sosial.
"Lagu ini tentang seseorang yang telah mencapai sebuah fase dihadapkan dengan banyak perasaan, kebohongan atau pun rahasia yang selama ini terpendam, hingga akhirnya banyak pertanyaan bermunculan di kepalanya."
Terdiri dari dua lagu: "Fazed 124" dengan nuansa dreamy agak lembut lalu berubah mood di pertengahan lagu, dan "Taganing Funk" yang menyisipkan akulturasi budaya Indonesia karena memakai instrumen Suku Batak.
Hampir semua lagu yang ditulis saat Ray di EP ini banyak mengetengahkan perihal dirinya yang mengalami masalah akut pada pola tidur selama 4 tahun, serta tentang dinamika kehidupan anak muda pada umur 20an.
Pemilihan Platonis sebagai judul album dilatari dari istilah cinta platonis, di mana hal tersebut sejalan dengan sebuah perasaan tulus, ikhlas, tanpa mengharapkan apapun.